Jakarta, Petik – Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyampaikan bahwa ketersediaan bahan pokok serta bahan bakar minyak (BBM) menjelang Idulfitri berada dalam kondisi aman dan mencukupi. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak merasa khawatir ataupun melakukan pembelian secara berlebihan.
Pernyataan tersebut disampaikan Tito saat rapat koordinasi pengendalian inflasi yang diikuti oleh pemerintah daerah. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa pemerintah terus memantau kondisi stok kebutuhan masyarakat agar tetap stabil menjelang hari raya keagamaan.
Menurutnya, situasi pangan nasional saat ini relatif terkendali. Indonesia juga memiliki cadangan beras nasional dalam jumlah besar, sehingga kebutuhan masyarakat hingga periode Lebaran dipastikan dapat terpenuhi.
Tito menjelaskan bahwa pemerintah telah menjalankan berbagai upaya stabilisasi, salah satunya melalui operasi pasar lewat program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dilakukan Perum Bulog. Dari total cadangan beras sekitar empat juta ton, sebagian telah didistribusikan untuk menjaga kestabilan harga di pasar.
Selain ketersediaan pangan, pasokan BBM juga dipastikan tetap aman. Pemerintah bersama pihak terkait terus memantau distribusi energi agar penyalurannya berjalan lancar di berbagai wilayah selama Ramadan hingga Idulfitri.
Mendagri juga meminta para kepala daerah untuk aktif berkoordinasi dengan distributor dan pelaku usaha guna memastikan ketersediaan barang kebutuhan masyarakat. Ia menekankan pentingnya komunikasi yang baik kepada publik agar masyarakat tidak terpengaruh isu kelangkaan barang.
Dengan kondisi tersebut, pemerintah berharap masyarakat tetap tenang karena pasokan kebutuhan pokok dan BBM dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan menjelang perayaan Idulfitri.