Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Sebut Munas-Konbes NU 2026 Jadi Forum Strategis Merumuskan Solusi Keagamaan dan Kebangsaan di Tengah Tantangan Zaman Gubernur Khofifah Sebut Ziarah Bersama Kapolri Jadi Momentum Menguatkan Semangat Nasionalisme, Toleransi, dan Persaudaraan Bangsa Gubernur Khofifah: Keluarga yang Tangguh Akan Melahirkan Generasi Berkarakter dan Menjadi Penopang Peradaban Bangsa DPR Setujui Pagu Indikatif Kementerian PU 2027, Prioritaskan Infrastruktur yang Langsung Menyentuh Masyarakat Pemerintah Perkuat Transparansi dan Integritas Pasar Modal untuk Tingkatkan Kepercayaan Investor Pemerintah Dorong Pengembangan SISKA untuk Tingkatkan Produksi Protein Hewani Nasional

Sosial & Budaya

Teknologi AI Berkembang, Jurnalis Tetap Kunci Informasi Berkualitas

badge-check


Teknologi AI Berkembang, Jurnalis Tetap Kunci Informasi Berkualitas Perbesar

Jakarta – Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dinilai telah mengubah ekosistem informasi secara signifikan, termasuk dalam dunia jurnalistik. Namun, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menegaskan bahwa peran jurnalis tetap menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas dan kredibilitas informasi. 

 

Pemanfaatan AI dinilai mampu membantu kerja jurnalistik, seperti menganalisis data dalam jumlah besar, mentranskripsi wawancara, hingga memantau tren percakapan publik. Meski demikian, teknologi tersebut tidak dapat sepenuhnya menggantikan peran manusia dalam proses verifikasi dan penyajian informasi yang akurat.

 

DPR menekankan bahwa jurnalis memiliki tanggung jawab penting dalam memastikan informasi yang disampaikan kepada publik tetap berimbang, faktual, dan dapat dipercaya. Dalam hal ini, kehadiran AI justru harus dimanfaatkan sebagai alat pendukung untuk meningkatkan kualitas pemberitaan. 

 

Selain itu, jurnalis juga diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital agar tetap relevan di tengah perubahan lanskap media. Peningkatan kompetensi dan literasi digital menjadi faktor penting dalam menghadapi era transformasi informasi berbasis teknologi.

 

Dengan kolaborasi antara teknologi dan peran manusia, diharapkan ekosistem informasi dapat berkembang secara sehat, sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap media massa di era digital.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Sebut Munas-Konbes NU 2026 Jadi Forum Strategis Merumuskan Solusi Keagamaan dan Kebangsaan di Tengah Tantangan Zaman

21 June 2026 - 03:39 WIB

Gubernur Khofifah Sebut Ziarah Bersama Kapolri Jadi Momentum Menguatkan Semangat Nasionalisme, Toleransi, dan Persaudaraan Bangsa

20 June 2026 - 09:56 WIB

Gubernur Khofifah: Keluarga yang Tangguh Akan Melahirkan Generasi Berkarakter dan Menjadi Penopang Peradaban Bangsa

20 June 2026 - 03:10 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya