Menu

Dark Mode
BI Mengajar 2026 di SMAN Taruna Nala, Khofifah dan Destry Damayanti Dorong Generasi Muda Siap Hadapi Tantangan Zaman Gubernur Khofifah Siapkan Penguatan Talenta Cyber Security, Siswa Jatim Diproyeksikan Lanjut Studi hingga Internasional Gubernur Khofifah dan Menko AHY Resmikan Penataan Kawasan Kumuh Campurejo, Tingkatkan Kualitas Hidup 1.152 Warga Kenang 79 Tahun Perjuangan TRIP, Gubernur Khofifah: Usia Muda Bukan Penghalang untuk Berkontribusi bagi Indonesia HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pemprov Jatim Bebaskan Sejumlah Pajak dan Sanksi Administratif, Gubernur Khofifah: Ringankan Beban Masyarakat Akad Massal KPR Sejahtera Disaksikan Presiden Prabowo, Khofifah Pastikan Ekosistem Rumah Subsidi Jatim Terus Diperkuat

Ekonomi & Bisnis

DME dan CNG Disiapkan Pemerintah sebagai Alternatif untuk Mengurangi Impor LPG Nasional

badge-check


DME dan CNG Disiapkan Pemerintah sebagai Alternatif untuk Mengurangi Impor LPG Nasional Perbesar

Jakarta – Pemerintah menyiapkan berbagai strategi energi alternatif guna menekan ketergantungan impor Liquefied Petroleum Gas (LPG) sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional di tengah meningkatnya kebutuhan dalam negeri.

Langkah tersebut dilakukan karena konsumsi LPG nasional masih jauh lebih besar dibandingkan kapasitas produksi domestik. Kondisi ini menyebabkan sebagian besar kebutuhan LPG nasional masih dipenuhi melalui impor, sehingga pemerintah mendorong percepatan diversifikasi sumber energi berbasis potensi dalam negeri.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan pemerintah saat ini terus mengkaji sejumlah opsi energi substitusi yang dinilai mampu mengurangi beban impor sekaligus menciptakan kemandirian energi nasional.

Salah satu alternatif yang disiapkan adalah pengembangan Dimethyl Ether (DME) berbasis batu bara kalori rendah melalui proses hilirisasi. Produk tersebut dinilai dapat menjadi pengganti LPG untuk kebutuhan rumah tangga maupun sektor tertentu. 

Selain DME, pemerintah juga menelaah pemanfaatan Compressed Natural Gas (CNG) yang berasal dari gas bumi domestik dengan ketersediaan sumber daya lebih besar. Pemanfaatan CNG diharapkan menjadi solusi jangka panjang apabila didukung infrastruktur dan teknologi yang memadai.

Pemerintah menilai diversifikasi energi penting dilakukan agar Indonesia tidak terlalu bergantung pada fluktuasi harga energi global maupun dinamika geopolitik internasional yang dapat memengaruhi rantai pasok energi.

Di sisi lain, pemerintah memastikan kondisi pasokan bahan bakar minyak (BBM) nasional masih aman dan berada di atas batas minimum, sehingga kebutuhan masyarakat tetap dapat terpenuhi dengan baik.

Upaya pengembangan energi alternatif tersebut diharapkan dapat memperkuat ketahanan energi nasional, meningkatkan nilai tambah sumber daya alam, serta mengurangi tekanan terhadap anggaran negara akibat impor LPG.

Baca Lainnya

BI Mengajar 2026 di SMAN Taruna Nala, Khofifah dan Destry Damayanti Dorong Generasi Muda Siap Hadapi Tantangan Zaman

3 August 2026 - 01:45 WIB

HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pemprov Jatim Bebaskan Sejumlah Pajak dan Sanksi Administratif, Gubernur Khofifah: Ringankan Beban Masyarakat

1 August 2026 - 02:37 WIB

Akad Massal KPR Sejahtera Disaksikan Presiden Prabowo, Khofifah Pastikan Ekosistem Rumah Subsidi Jatim Terus Diperkuat

31 July 2026 - 08:07 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis