Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Apresiasi Mega Science Center Jatim Park, Hadirkan Ruang Belajar Interaktif Berbasis AI dan STEM Dari Takziah hingga Pendampingan Pendidikan, Gubernur Khofifah Pastikan Keluarga Korban KM Virgo Mendapat Dukungan Gubernur Khofifah: Transportasi Publik Hubungkan Masyarakat dengan Peluang, Trans Jatim Digratiskan Saat Harhubnas Gubernur Khofifah Apresiasi Perjalanan SBY dari Pengabdian hingga Berkarya melalui Seni Lukis untuk Indonesia Gubernur Khofifah dan Unhan RI Perkuat Kerja Sama, Sinergikan Sains, Ketahanan Pangan, dan Mitigasi Bencana Gubernur Khofifah Usulkan Penguatan Kebijakan LP2B, Pastikan Ketahanan Pangan dan Industrialisasi Berjalan Beriringan

Ekonomi & Bisnis

BPJS Ketenagakerjaan Diminta Fokus Mitigasi Risiko Kerja

badge-check


BPJS Ketenagakerjaan Diminta Fokus Mitigasi Risiko Kerja Perbesar

Jakarta, Petik – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) mendorong BPJS Ketenagakerjaan untuk lebih mengutamakan langkah pencegahan kecelakaan kerja dalam memperkuat sistem perlindungan tenaga kerja nasional. Pendekatan preventif dinilai menjadi kunci untuk menekan angka kecelakaan sekaligus menjaga produktivitas pekerja.

Menaker menekankan bahwa perlindungan tenaga kerja tidak hanya berfokus pada pemberian jaminan saat risiko terjadi, tetapi juga mencakup upaya mitigasi dan edukasi keselamatan sejak awal. Program promotif dan preventif perlu diperluas agar kesadaran terhadap pentingnya budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) semakin meningkat di kalangan perusahaan maupun pekerja.

BPJS Ketenagakerjaan juga didorong mempererat kolaborasi dengan pelaku usaha, asosiasi industri, serta pemerintah daerah guna menciptakan lingkungan kerja yang aman. Sosialisasi, pelatihan K3, serta pengawasan di tempat kerja menjadi langkah strategis untuk meminimalkan potensi kecelakaan yang dapat merugikan berbagai pihak.

Selain itu, pemanfaatan teknologi dan analisis data dinilai penting untuk mendukung deteksi dini risiko kecelakaan kerja. Dengan pendekatan berbasis data, kebijakan perlindungan tenaga kerja dapat disusun secara lebih tepat dan efektif.

Menaker optimistis bahwa fokus pada pencegahan akan mampu menurunkan angka kecelakaan kerja secara signifikan, sekaligus memperkuat sistem jaminan sosial ketenagakerjaan dan meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Terima Investor Dubai dan Tiongkok, Bahas Percepatan Pembangunan Kawasan Industri Bangkalan

14 September 2026 - 01:42 WIB

Gubernur Khofifah Paparkan Proyeksi Pendapatan Jatim Rp26,4 Triliun, Dorong Penguatan Fiskal dan Digitalisasi Pajak

13 September 2026 - 10:00 WIB

Tujuh Kali Misi Dagang Sepanjang 2026, Gubernur Khofifah Kembali Catat Transaksi Fantastis Rp2,5 Triliun

8 September 2026 - 12:26 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis