Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Ajak Santri Teladani Perjuangan KH Wahab Chasbullah untuk Kemajuan Bangsa Gubernur Khofifah Ajak LKS di Jatim Perkuat Gotong Royong dan Kesetiakawanan Sosial Gubernur Khofifah Apresiasi Peran Buruh Rokok dalam Menjaga Perekonomian Jatim melalui Program BLT DBHCHT 2026 Gubernur Khofifah Resmikan Instalasi Karantina Terpadu di Sidoarjo untuk Pangkas Dwelling Time dan Biaya Logistik WNI di Cebu Sambut Antusias Kehadiran Presiden Prabowo Kejahatan Siber Meningkat, Kemkomdigi dan Polri Perkuat Pengawasan

Ekonomi & Bisnis

BPKH Limited dan Siiru Perkuat Ekosistem Layanan Umrah Jamaah Indonesia

badge-check


BPKH Limited dan Siiru Perkuat Ekosistem Layanan Umrah Jamaah Indonesia Perbesar

Jakarta — Upaya menghadirkan pengalaman ibadah umrah yang lebih aman, mudah, dan modern bagi masyarakat Indonesia kembali diperkuat melalui kolaborasi strategis antara BPKH Limited dan Siiru Indonesia.

Kemitraan ini dirancang untuk mendukung pengembangan ekosistem layanan Umrah terintegrasi, yang memberikan nilai tambah bagi jamaah tanpa mengubah ketentuan bahwa penyelenggaraan perjalanan tetap berada di tangan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) berizin.

Penandatanganan kerja sama berlangsung di Jakarta pada 10 Desember 2025, ditandatangani oleh Mudir BPKH Limited Iman Ni’matullah dan Direktur Siiru Ahmad Aizudin, serta disaksikan Kepala Badan Pelaksana BPKH Fadlul Imansyah dan Direktur Utama Siiru Harun Judin.

BPKH Limited memandang perkembangan kebutuhan jamaah yang semakin mengarah pada layanan berbasis teknologi sebagai peluang untuk memperkuat ekosistem perjalanan ibadah.

Dengan menggandeng Siiru yang mengembangkan platform digital integratif, BPKH Limited berperan memastikan bahwa inovasi tersebut dapat memberi manfaat nyata bagi jamaah dengan tetap berada dalam koridor regulasi. “Kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen kami menghadirkan nilai manfaat berlapis bagi jamaah Indonesia,” ujar Mudir BPKH Limited, Iman Ni’matullah dalam siaran pers yang diterima pada Sabtu (13/12/2025).

Selain itu menurut Iman teknologi berperan membuka akses informasi dan layanan yang lebih tertata, sementara penyelenggaraan perjalanan tetap dilaksanakan oleh PPIU yang memiliki izin resmi. Fokus kami adalah memperkuat ekosistem, tidak mengambil peran travel.

Dengan pendekatan ini, BPKH Limited menegaskan posisinya sebagai penguat dan fasilitator ekosistem layanan, bukan operator perjalanan umrah.

Integrasi Layanan yang Memberi Kemudahan Jamaah

Pada tahap awal, dukungan BPKH Limited difokuskan pada pengembangan infrastruktur pendukung perjalanan, seperti integrasi layanan transportasi darat dan pemanfaatan Kereta Cepat Haramain untuk membantu penyedia layanan menghadirkan perjalanan yang lebih terstruktur bagi jamaah.

Tahap berikutnya akan memperluas integrasi sistem agar PPIU dan mitra resmi lainnya dapat mengoptimalkan fitur dalam platform Siiru mulai dari pendataan jamaah, pendukung logistik, hingga koordinasi layanan di Tanah Suci.

Pada fase lanjutan, kolaborasi juga mencakup peningkatan kualitas layanan pendukung seperti penyediaan mutawwif profesional dan pemesanan akomodasi hotel resmi yang memenuhi standar kenyamanan dan kepatuhan. Semua dukungan tersebut diberikan dalam kerangka meningkatkan manfaat dan kenyamanan, tanpa memasuki ranah penyelenggaraan perjalanan Umrah.

Menguatkan Literasi dan Pendampingan Ibadah

Siiru menghadirkan fitur edukasi digital berupa panduan manasik, persiapan ibadah, dan materi literasi berbasis syariah. Ini sejalan dengan tujuan BPKH untuk meningkatkan kesiapan jamaah melalui pendampingan yang lebih mudah diakses. “Di era digital, jamaah membutuhkan informasi yang akurat dan terstruktur. Melalui platform ini, kami mendorong penguatan literasi ibadah secara berkelanjutan,” tambah Iman.

Selain penguatan ekosistem layanan, kerja sama BPKH Limited dan Siiru juga mencakup dukungan terhadap program sosial yang mendukung kenyamanan jamaah di Tanah Suci mulai dari fasilitas penunjang ibadah hingga bantuan layanan kemanusiaan yang relevan dengan kebutuhan jamaah. Inisiatif ini sejalan dengan mandat BPKH dalam mengelola dan mengembangkan nilai manfaat Dana Haji secara akuntabel dan transparan.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Apresiasi Peran Buruh Rokok dalam Menjaga Perekonomian Jatim melalui Program BLT DBHCHT 2026

9 May 2026 - 10:39 WIB

Gubernur Khofifah Resmikan Instalasi Karantina Terpadu di Sidoarjo untuk Pangkas Dwelling Time dan Biaya Logistik

9 May 2026 - 02:00 WIB

Gubernur Khofifah Dorong Modernisasi Alsintan untuk Perkuat Produktivitas Pertanian Jawa Timur

8 May 2026 - 07:27 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis