Menu

Dark Mode
Pemimpin yang Menyapa: Khofifah Dengar Keluhan Rakyat dan Janjikan Solusi Gerakan Pangan Murah Direspon Khofifah dengan Jaminan Harga Terjangkau di Pasar Tradisional ICMI Jombang Mendesak Kapolri Mundur dan Tuntut Keadilan bagi Korban Aksi Demonstrasi Nasional Presiden Prabowo Takziah ke Rumah Duka Affan Kurniawan, Sampaikan Duka Cita Mendalam Presiden Prabowo Sampaikan Belasungkawa, Perintahkan Usut Tuntas Insiden Demonstrasi Presiden Prabowo Pastikan Keadilan bagi Keluarga Affan Kurniawan

Politik & Pemerintahan

Pemimpin yang Menyapa: Khofifah Dengar Keluhan Rakyat dan Janjikan Solusi

30 August 2025 - 08:11 WIB

Gubernur Khofifah Salurkan Bansos, Zakat Produktif Hingga Alsintan Total Rp 16,1 Milyar untuk Masyarakat Kabupaten Malang

28 August 2025 - 07:10 WIB

Gubernur Khofifah Salurkan Bansos, Zakat Produktif Hingga Alsintan Total Rp 16,1 Milyar untuk Masyarakat Kabupaten Malang

28 August 2025 - 07:08 WIB

Pemerintah Luncurkan Implementasi Digital Public Infrastructure (DPI), Fokus Digitalisasi Bansos dan Perizinan Usaha

26 August 2025 - 14:13 WIB

Jakarta, InfoPublik – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) ikut mendukung pertumbuhan pembangunan dan ekonomi di kawasan transmigrasi sesuai dengan visi misi Asta Cita melalui beberapa program strategis bersama Kementerian Transmigrasi. Hal itu disampaikan oleh Wakil Menteri (Wamen) ATR/Wakil Kepala (Waka) BPN, Ossy Dermawan, saat menyampaikan materi dalam Pembekalan dan Pelepasan Tim Ekspedisi Patriot, di Balai Kartini, Jakarta, Senin (25/8/2025). “Kementerian ATR/BPN memiliki peran penting dalam pembangunan di kawasan transmigrasi, melalui program strategis, yaitu sertipikasi tanah transmigrasi dan Reforma Agraria,” ujar Wamen Ossy di hadapan peserta Ekspedisi Patriot Transmigrasi yang berasal dari 2.000 akademisi. Sertifikasi tanah transmigran menjadi penting karena menurut Wamen Ossy, program transmigrasi tidak akan berjalan dengan baik jika para transmigran tidak memiliki kepastian hukum atas tanah yang mereka tempati. Terlebih, tanah menjadi modal dasar kehidupan dan kesejahteraan para transmigran. “Kementerian ATR/BPN akan terus memastikan bahwa setiap transmigran yang ditempatkan di kawasan transmigrasi memperoleh sertipikat tanah yang sah,” tutur Wamen Ossy. Wamen Ossy menjelaskan, salah satu cara Kementerian ATR/BPN mendukung program transmigrasi adalah melalui Reforma Agraria, utamanya dalam Penataan Akses. Dengan Penataan Akses, setelah tanah dimiliki dan disertipikasi, para transmigran bisa memiliki akses ke sumber daya lain, seperti permodalan, pasar, pendampingan usaha, bahkan akses ke teknologi pertanian maupun perkebunan yang modern. “Kita ingin Reforma Agraria dapat memastikan bahwa tanah yang dimiliki bisa dikelola dengan produktif, berkelanjutan, dan menyejahterakan. Kita tidak ingin saat masyarakat mendapatkan sertipikat tanah mereka, mereka dengan mudahnya menjual sertifikat tanah tersebut (tanpa dimanfaatkan, red) kepada pihak lain dan mereka kembali tidak memiliki tanah,” ungkap Wamen Ossy. Usai sesi pembekalan kepada 2.000 akademisi, acara ini dilanjutkan dengan sesi pelepasan peserta ekspedisi patriot transmigrasi. Nantinya, 2.000 peserta tersebut akan disebar sebagai tim advance, yaitu tim yang akan melakukan riset dan pemetaan potensi ekonomi di 154 titik kawasan transmigrasi. Pelepasan ini dilakukan secara simbolis oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Pelepasan peserta dipimpin Menko AHY yang juga didampingi oleh Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman, Wamen ATR/Waka BPN, Ossy Dermawan, dan sejumlah Wakil Menteri di Kabinet Merah Putih. Adapun dalam kesempatan ini, Wamen Ossy didampingi oleh Tenaga Ahli Bidang Administrasi Negara dan Good Governance, Adjie Arifuddin.

25 August 2025 - 16:02 WIB

Pertamina Pastikan Keamanan Pasokan BBM di Papua Tengah sudah Normal

25 August 2025 - 15:56 WIB

Opini WTP ke-7 dari BPK, Bukti Transparansi BPKH dalam Pengelolaan Dana Haji

25 August 2025 - 15:52 WIB

Blusukan ke Pasar Soponyono Surabaya, Gubernur Khofifah Pastikan Ketersediaan dan Harga Beras Medium Terjangkau Masyarakat

25 August 2025 - 10:20 WIB

Pulihkan Mental, 1.300 Napi Risiko Tinggi Dipindahkan ke Nusakambangan

24 August 2025 - 16:10 WIB

Menko Kumham Imipas Minta AS Berikan Informasi Hambali, Terdakwa Terorisme yang Ditahan di Guantanamo

23 August 2025 - 13:44 WIB