Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Dorong Perdagangan Global, Misi Dagang Jatim-Malaysia Tembus Rp15,25 Triliun Kemenpora Cetak Penggerak Olahraga untuk Masyarakat Sehat Gubernur Khofifah Ajak Perkuat Posyandu sebagai Pilar Pembangunan Berbasis Komunitas Kebijakan Bonus Prestasi Dinilai Mampu Dongkrak Taraf Hidup Atlet Indonesia Generasi Muda Harus Siap Kuasai Kebijakan Publik di Tengah Pesatnya Perkembangan Teknologi AI Bea Masuk LPG dan Bahan Baku Plastik Dihapus, Pemerintah Perkuat Ketahanan Industri Nasional

Politik & Pemerintahan

Dari Yogyakarta, Biro Adpim Jatim Tegaskan Kualitas Komunikasi Publik dengan Empat Award PRIA 2026

badge-check


Dari Yogyakarta, Biro Adpim Jatim Tegaskan Kualitas Komunikasi Publik dengan Empat Award PRIA 2026 Perbesar

Bukti Komitmen Penguatan Kolaborasi, Sinergi dan Inovasi dalam Tata Kelola Komunikasi Publik Kehumasan di Jawa Timur

YOGYAKARTA, 13 FEBRUARI 2026 – Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang The 11th Public Relations Indonesia Awards (PRIA) 2026. 

Setelah melewati proses seleksi, riset dan penjurian yang ketat, Biro Adpim Jatim berhasil meraih empat penghargaan PRIA 2026 sekaligus, termasuk penghargaan khusus bagi Kepala Biro Adpim Jatim Pulung Chausar sebagai Pemimpin Kehumasan Inspiratif.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam malam penganugerahan PRIA 2026 yang digelar di Taman Budaya Embung Giwangan, Yogyakarta, Jumat (13/2) malam.

Ketiga penghargaan lainnya yaitu Zainal Muttaqin (Kepala Bagian Materi dan Komunikasi Pimpinan) sebagai Insan Public Relations (PR) Madya, dan I Gede Alfian Septamiarsa (Ketua Tim Komunikasi Pimpinan) sebagai Insan Public Relations (PR) Muda dan Aplikasi PASTI MAPAN dalam Kategori Kanal Digital Kehumasan.

Atas capaian tersebut, Kabiro Adpim Jatim Pulung Chausar menyampaikan bahwa penghargaan ini bukan sekadar capaian individu maupun lembaga, melainkan hasil kerja kolektif seluruh tim kehumasan di Biro Adpim Jatim.

“Penghargaan ini menjadi penguat komitmen kami untuk terus menghadirkan komunikasi publik pemerintah yang adaptif, transparan, dan berdampak bagi masyarakat. Semua ini adalah hasil kolaborasi dan kerja keras seluruh tim,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa fungsi humas pemerintah kini tidak lagi hanya sebagai penyampai informasi, melainkan sebagai pengelola kepercayaan publik (public trust management). Karena itu, inovasi, kecepatan, dan akurasi menjadi kunci dalam tata kelola komunikasi pemerintahan modern.

Salah satu inovasi yang mendapat apresiasi nasional adalah aplikasi PASTI MAPAN (Pusat Data dan Informasi Terintegrasi Penyiapan Materi, Komunikasi, Publikasi dan Dokumentasi Pimpinan), yang menjadi kanal digital untuk memperkuat efektivitas koordinasi, distribusi informasi, serta pengelolaan komunikasi pimpinan di Pemprov Jawa Timur.

“Melalui sistem digital tersebut, proses pengelolaan komunikasi pimpinan menjadi lebih cepat, terdokumentasi, dan akuntabel, sekaligus mendukung pengambilan keputusan berbasis data,” jelas Pulung.

Menurut Pulung, capaian tersebut selaras dengan arah pembangunan Jawa Timur sebagai _Center of Gravity_ nasional yang membutuhkan dukungan komunikasi publik yang profesional, responsif, dan terpercaya.

“Penguatan tata kelola kehumasan da komunikasi publik menjadi fondasi penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat, mendukung kebijakan pembangunan, serta memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat,” jelasnya.

Ajang PRIA sendiri merupakan kompetisi kehumasan terbesar di Indonesia yang diselenggarakan oleh Public Relations Indonesia dan diikuti oleh kementerian, lembaga, pemerintah daerah, BUMN, hingga korporasi nasional.

Keberhasilan Biro Adpim Jatim meraih empat penghargaan sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperkuat kolaborasi, sinergi, dan inovasi komunikasi publik.

“Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan komunikasi publik terbaik bagi masyarakat Jawa Timur,” pungkasnya.

Sementara itu, CEO PR Indonesia Group Asmono Wikan mengatakan, saat ini kerja-kerja komunikasi semakin berdampak. Para penerima award disini semuanya ingin membuktikan PR bukan lagi warga kedua, tetapi PR merupakan warga utama.

“Tanpa komunikasi kita tidak memiliki, dengan komunikasi apa yang dikerjakan dapat menjadi lebih baik,” jelasnya. 

Menurutnya, PRIA dari tahun ke tahun ditingkatkan standar penilaian. Kompetisi ini semakin banyak peserta, maka semakin diperketat dan penilaiannya makin ditingkatkan. Mulai dari tahap seleksi dan penjuriannya sangat ketat sekali.

“Saya ingin mengajak dan mendorong para pemenang bisa bertarung di kompetisi internasional,” ajaknya.

 

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Jajaki Kerja Sama Jatim–Saudi Arabia, Fokus Ekonomi, Wisata dan Pendidikan

28 April 2026 - 01:56 WIB

Gubernur Khofifah Syukuri Prestasi Jatim di EPPD 2025, Bukti Sinergi Pemprov dan Daerah

27 April 2026 - 08:28 WIB

Gubernur Khofifah Dorong Pemerataan Pembangunan melalui Sinergi Pusat-Daerah di Momentum Hari Otonomi Daerah 2026

25 April 2026 - 04:09 WIB

Berita Populer di Politik & Pemerintahan