Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Pastikan 453 Ribu Dosis Vaksin PMK Didistribusikan ke Seluruh Daerah demi Ketahanan Peternakan Jatim Sekjen Kemkomdigi: Agentic AI Strategis untuk Kebijakan Publik Presisi TKA 2026 Jadi Instrumen Evaluasi Pendidikan Dasar Menko Pangan Soroti Peran Energi dalam Ketahanan Pangan Pemerintah Perkuat Peran Industri Lokal di Sektor Semikonduktor Momentum Koreksi IHSG untuk Perkuat Pasar Modal Indonesia

Pendidikan

Gubernur Khofifah Sebut Juara Umum O2SN 2025 Meneguhkan Jatim sebagai Lumbung Atlet Pelajar Nasional

badge-check


Gubernur Khofifah Sebut Juara Umum O2SN 2025 Meneguhkan Jatim sebagai Lumbung Atlet Pelajar Nasional Perbesar

Provinsi Jawa Timur kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan menjadi Juara Umum Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tahun 2025.

Memborong total 12 medali, kontingen Jatim berhasil membawa pulang 5 medali emas, 2 medali perak, dan 5 medali perunggu yang disumbangkan dari jenjang SD, SMP, dan SMA/SMK sederajat.

Secara rinci, Jenjang SD sederajat menyumbang 2 emas, 1 perak, dan 3 perunggu. Jenjang SMP sederajat menyumbang 1 emas dan 2 perak dari tiga cabang olahraga, yaitu karate, pencak silat, dan senam. Jenjang SMA/SMK sederajat menyumbang 2 emas dan 1 perak dari dua cabang olahraga, yaitu karate dan pencak silat.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bangga atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi ini merefleksikan kualitas pembinaan olahraga di sekolah-sekolah Jawa Timur yang semakin menguat dari tahun ke tahun.

“Alhamdulillah, Jatim kembali menorehkan prestasi gemilang. Perolehan sebagai Juara Umum O2SN 2025 ini merupakan bukti kerja keras, kedisiplinan, serta semangat juang para siswa kita.  Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa pembinaan olahraga di Jatim berjalan sangat baik dan kompetitif,” ujar Gubernur Khofifah di Surabaya, Minggu  (23/11).

Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada para atlet pelajar, pelatih, guru pendamping, dan orang tua yang telah memberikan dukungan penuh selama proses persiapan hingga pelaksanaan O2SN 2025.

“Prestasi ini bukan hanya kemenangan di arena olahraga, tetapi kemenangan kolaborasi. Terima kasih kepada seluruh pelatih, guru, orang tua, dan tentunya Dinas Pendidikan Jatim yang terus menjadi penjalin sinergi dalam pembinaan prestasi pelajar,” tuturnya.

Dalam perhelatan O2SN 2025, Jawa Timur berhasil mengungguli provinsi-provinsi lain seperti DKI Jakarta (10 medali), Jawa Tengah (9 medali), Banten (4 medali), dan DIY (4 medali). Capaian ini semakin menguatkan posisi Jatim sebagai salah satu daerah dengan ekosistem pendidikan dan keolahragaan terbaik di Indonesia.

Lebih lanjut, Gubernur Khofifah berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh pelajar Jatim untuk terus mengembangkan potensi diri, tidak hanya di bidang olahraga tetapi juga di bidang akademik dan kreativitas lainnya.

“Generasi muda Jatim harus terus percaya diri, berprestasi, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Pemerintah provinsi akan terus memperkuat dukungan, sarana, serta pembinaan agar lebih banyak prestasi lahir dari bumi Jawa Timur,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, mengatakan bahwa prestasi ini merupakan hasil pembinaan berjenjang yang dilakukan secara konsisten sejak tingkat sekolah, kabupaten/kota, hingga provinsi.

“Pembinaan telah kami lakukan sejak sekolah agar seleksi tingkat kabupaten/kota lebih matang hingga ke tingkat provinsi, sebelum akhirnya mewakili Jatim di tingkat nasional. Kami serius melakukan pembinaan atlet pelajar,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa pada O2SN tahun depan akan ada penambahan cabang olahraga, serta penambahan kategori pada cabor karate dan pencak silat, yang saat ini sedang dipersiapkan secara terstruktur oleh Dinas Pendidikan Jatim.

“Kami melihat kesungguhan guru pembina dan para pelatih yang terus mengawal siswa dari proses seleksi hingga ke tingkat nasional. Ini bukti bahwa sinergi seluruh elemen pendidikan di Jatim berjalan kuat dan efektif,” lanjut Aries.

“Target kami bukan hanya mempertahankan Juara Umum, tetapi melahirkan lebih banyak atlet pelajar yang mampu bersaing dan membawa nama Jatim serta Indonesia ke level yang lebih tinggi,” pungkasnya.

 

Baca Lainnya

TKA 2026 Jadi Instrumen Evaluasi Pendidikan Dasar

29 January 2026 - 06:32 WIB

Gubernur Jatim Resmikan Fasilitas Asrama SMAN 2 Taruna Pamong Praja serta Rehabilitasi 52 Sekolah

29 January 2026 - 01:57 WIB

Satu Data, Satu Sistem, Satu Solusi Akademik: SIAKAD Nusantara

28 January 2026 - 06:34 WIB

Berita Populer di Pendidikan