Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Rawat Toleransi Lewat Indonesia Walk for Peace 2026 Gubernur Khofifah Dorong Mutu Pendidikan dengan Rehabilitasi dan Revitalisasi Puluhan Sekolah Pemerintah Tingkatkan Kemudahan Berusaha demi Menarik Investasi dan Menciptakan Lapangan Kerja Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Persatuan dan Kepedulian Sosial di Hari Kenaikan Yesus Kristus Gubernur Khofifah Tegaskan Jawa Timur Terus Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah untuk Pembangunan Berkelanjutan Kepala Biro Adpim Jatim Dorong Sinergi Humas, Media, dan Komunitas Hadapi Tantangan Era Digital

Sosial & Budaya

Kasus Anak Meninggal di Sukabumi, Menko PMK: Setiap Anak Harus Terlindungi

badge-check


Kasus Anak Meninggal di Sukabumi, Menko PMK: Setiap Anak Harus Terlindungi Perbesar

Jakarta – Pemerintah menegaskan bahwa peristiwa atas meninggalnya balita Raya di Sukabumi merupakan alarm nasional yang menuntut langkah cepat, terukur, dan koordinasi lintas sektor agar tidak terulang kembali.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno pada Kamis (21/8/2025) mengatakan kasus ini adalah pengingat bagi kita semua bahwa masalah gizi buruk dan penyakit yang bisa dicegah tidak boleh dibiarkan berlarut.

“Dengan memperkuat Posyandu, memperkuat data kesehatan, serta memperkuat pendampingan keluarga rentan, kami berkomitmen memastikan setiap anak Indonesia tumbuh sehat dan terlindungi,” kata Pratikno seperti yang dikutip Jumat (22/8/2025).

Lanjutnya, ia menegaskan pentingnya penguatan data kesehatan, khususnya penyakit zoonosis (penyakit yang ditularkan dari hewan dan unggas) serta pemantauan malnutrisi, agar kasus serupa dapat dicegah sejak dini.

Program pencegahan telah lama berjalan, mulai dari deworming massal sejak 1975 dengan obat cacing gratis, kampanye Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pemeriksaan kesehatan gratis di sekolah dan pesantren, hingga pendampingan bagi anak terlantar dan keluarga rentan.

Namun, kasus Sukabumi ini, Pratikno mengatakan perlunya program tersebut dijalankan lebih aktif, tepat sasaran, dan menyentuh keluarga yang paling membutuhkan.

“Pemerintah berkomitmen memperkuat pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang. Setiap anak Indonesia berhak atas masa depan yang sehat, aman, dan terlindungi,” tegas Pratikno.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Rawat Toleransi Lewat Indonesia Walk for Peace 2026

15 May 2026 - 10:51 WIB

Gubernur Khofifah Dorong Mutu Pendidikan dengan Rehabilitasi dan Revitalisasi Puluhan Sekolah

15 May 2026 - 02:27 WIB

Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Persatuan dan Kepedulian Sosial di Hari Kenaikan Yesus Kristus

14 May 2026 - 09:46 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya