Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Ajak Siswa Sekolah Rakyat Isi Kemerdekaan dengan Prestasi, Inovasi, dan Karakter Kuat Dari Akses PTN hingga 45.839 Medali, Capaian Pendidikan Jatim Jadi Penguat Penghargaan Dwija Praja Nugraha Gubernur Khofifah Dorong Ma’had Aly Nurul Cholil Naik ke Marhalah Tsaniyah dan Tsalisah Puluhan Ribu Masyarakat Bersholawat di Grahadi, Gubernur Khofifah: Mari Kita Jaga Indonesia dan Kuatkan Persatuan Gebyar Seni Jadi Puncak Perpisahan Mahasiswa KPM 08 dan Warga Desa Pandanblole Gubernur Khofifah Pastikan Intervensi Harga Pangan Berkelanjutan, Pasar Murah Disambut Antusias Warga Pasuruan

Sosial & Budaya

Kolaborasi RS Margono-UNS Diharapkan Percepat Produksi Dokter Spesialis

badge-check


Kolaborasi RS Margono-UNS Diharapkan Percepat Produksi Dokter Spesialis Perbesar

Jakarta – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan Indonesia masih kekurangan tenaga dokter spesialis di berbagai daerah. Kondisi ini hanya dapat diatasi jika pusat pendidikan diperbanyak hingga ke kabupaten/kota.

Hal tersebut disampaikannya usai menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof. Dr. Margono Soekarjo di Purwokerto dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) dari Surakarta untuk penguatan RS Penyelenggara Pendidikan Utama (RSPPU), Selasa (18/11/2025).

Penandatanganan ini sebagai langkah strategis mempercepat pemerataan dokter spesialis. Menurutnya, sentra pendidikan spesialis yang terbatas membuat peluang dokter daerah untuk masuk pendidikan menjadi sangat kecil.

“Semua dokter umum ingin jadi spesialis, tapi tempatnya sangat sedikit. Kita harus buka sampai 500 RSPPU. Inggris saja yang penduduknya lebih kecil punya lebih banyak pusat pendidikan,” kata Menkes Budi melalui keterangan resminya Rabu (19/11/2025).

Lanjutnya, Korea memiliki sekitar 300 sentra pendidikan spesialis, Inggris 600, sementara Indonesia hanya 26. Dengan menjadi RSPPU, RSUD Margono Soekarjo akan menjadi salah satu motor percepatan produksi dokter spesialis di Jawa Tengah.

Rumah sakit itu sebelumnya telah ditetapkan sebagai RSPPU tahun 2025 dan menargetkan pembukaan program baru untuk penyakit dalam, bedah, anak, hingga bedah saraf.

“Diharapkan kolaborasi RS Margono–UNS menjadi contoh bagi daerah lain dalam memperluas akses pendidikan dokter spesialis. Kita harus mengejar ketertinggalan supaya semua daerah punya dokter spesialis yang cukup,” kata Menkes Budi.

Kerja sama ini mencakup peningkatan mutu akademik, pengembangan layanan rujukan, pelatihan, hingga pencegahan perundungan dalam pendidikan dokter spesialis.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Ajak Siswa Sekolah Rakyat Isi Kemerdekaan dengan Prestasi, Inovasi, dan Karakter Kuat

10 August 2026 - 08:31 WIB

Dari Akses PTN hingga 45.839 Medali, Capaian Pendidikan Jatim Jadi Penguat Penghargaan Dwija Praja Nugraha

10 August 2026 - 01:14 WIB

Gubernur Khofifah Dorong Ma’had Aly Nurul Cholil Naik ke Marhalah Tsaniyah dan Tsalisah

9 August 2026 - 08:21 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya