Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Ajak Alumni UNAIR Perkuat Konektivitas Barat–Timur dan Bangun Ekosistem Riset Berbasis Data Layanan Pertanahan Dipercepat Lewat Sistem Terjadwal BUMD DKI Didorong Lebih Adaptif Hadapi Tantangan Global BPD Diminta Berperan Strategis dalam Pembangunan Daerah Gubernur Khofifah Ambil Langkah Cepat Tunjuk Plt Kadis ESDM, Pastikan Layanan Publik Tidak Terganggu Program 3 Juta Rumah Didukung Ketersediaan Lahan Nasional

Kunjungi BMT NU Ngasem Bojonegoro, Gubernur Khofifah : Jadi Referensi Sebagai Holding Koperasi

badge-check


Kunjungi BMT NU Ngasem Bojonegoro, Gubernur Khofifah : Jadi Referensi Sebagai Holding  Koperasi Perbesar

KAB. BOJONEGORO, 5 MARET 2025 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengunjungi Baitul Maal Wa Tamwil Nahdlatul Ulama (BMT NU) Ngasem Bojonegoro, Selasa (4/3).

BMT Ngasem yang terletak di Jalan Raya Ngasem – Kalitidu, Dukoh Kidul, Kecamatan Ngasem Bojonegoro ini memiliki 5 lantai yang masing-masing lantai terdapat layanan-layanan yang tersedia bagi masyarakat umum. 

Lantai 1 untuk gudang, parkir, dan gym; lantai 2 ada pusat informasi, swalayan, rumah cantik, barbershop, food court, pijat refleksi dan _management office._ Kemudian ruang rapat dan perpustakaan digital ada di lantai 3; ballroom, guest house hotel syariah dan food court di lantai 4. Lalu ada kolam renang dan play ground di lantai 5.

Gubernur Khofifah mengapresiasi beragam  bentuk usaha dan berbagai  fasilitas yang terdapat di tiap-tiap lantai Gedung BMT NU Ngasem Bojonegoro. Menurutnya, gedung ini benar-benar dimanfaatkan untuk perniagaan yang bisa diadopsi banyak pihak utamanya para pelaku koperasi.

"Saya rasa item-item yang bisa dilakukan terutama jasa dan perdagangan ya, yang ada di BMT NU Ngasem ini sesuatu banget. Oleh karena itu ini akan menjadi referensi bagi pelaku-pelaku koperasi yang lain, bahwa koperasi bisa seperti ini," ujarnya.

BMT sendiri merupakan lembaga keuangan mikro syariah yang berlandaskan prinsip-prinsip Islam. BMT Ngasem telah berdiri sejak pertengahan tahun 2012 dengan modal awal sebesar Rp67 Juta.

"Memang kalau modal itu bisa dikumpulkan dalam jumlah besar signifikan dia lebih banyak inisiatif," ucapnya.

Di tahun 2023, aset dari BMT NU Ngasem sudah mencapai Rp201 miliar lebih dan saT ini telah mencapai 300 Miliar  tanpa bantuan dari perbankan. Saat ini sudah ada 31 cabang yang tersebar di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Tuban, Lamongan dan Ngawi dengan lebih dari 170 pengelola operasional harian.

"Di sini holding koperasi, kita biasa mengenal holding company. Jadi bisnis serupa kemudian ada holdingnya, nah ini holding koperasi," katanya.

Khofifah juga menyampaikan bahwa Pemprov Jatim sangat terbuka untuk melakukan sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak termasuk koperasi dan BMT NU Ngasem ini. Tentunya melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Pemprov Jatim.

"Kalau koperasi ada proses yang harus dilakukan untuk mendapatkan badan hukum, apa yang mungkin bisa disinergikan kita sinergikan," tegasnya. 

Sementara itu, salah satu konsumen swalayan BMT NU Ngasem, Suparti (65) merasa sangat senang dan terbantu dengan adanya BMT NU ini. Ia menyebut swalayannya menjual berbagai kebutuhan yang lengkap dengan harga yang terjangkau.

"Alhamdulillah di sini lebih murah. Saya beruntung sekali ada tempat ini, belanja lebih enak, nyaman, dekat dari rumah. Saya kan juga penjual makanan kalau butuh apa-apa bisa cepat kesini, seperti air atau apapun bisa cepat karena dekat, alhamdulillaah sekali," ungkapnya. 

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Ajak Alumni UNAIR Perkuat Konektivitas Barat–Timur dan Bangun Ekosistem Riset Berbasis Data

18 April 2026 - 07:27 WIB

Layanan Pertanahan Dipercepat Lewat Sistem Terjadwal

18 April 2026 - 05:14 WIB

BUMD DKI Didorong Lebih Adaptif Hadapi Tantangan Global

18 April 2026 - 05:09 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis