Menu

Dark Mode
Dari Lamongan, HIKAM Pantura Teguhkan Komitmen Alumni sebagai Penggerak Dakwah dan Agen Kemanfaatan Sosial Hangat dan Penuh Makna, Halal Bihalal IKA Unitomo Jadi Ruang Konsolidasi Alumni untuk Perkuat Jejaring dan Kolaborasi Nasional Halal Bihalal IKA Unitomo 2026 Sukses Digelar, Ratusan Alumni Bersatu Perkuat Sinergi dan Kontribusi Nyata untuk Masyarakat dan Bangsa Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-59 di 2026, Upaya Nyata Jaga Daya Beli di Tengah Gejolak Global Gubernur Khofifah Dorong Kolaborasi Pemprov dan BPN, Percepat Sertifikasi Tanah untuk Cegah Konflik Agraria Satgas PKH Perkuat Pengelolaan SDA dan Penyelamatan Aset

Ekonomi & Bisnis

Pemerintah Pastikan Pasokan BBM Aman di Masa Arus Balik Lebaran

badge-check


Pemerintah Pastikan Pasokan BBM Aman di Masa Arus Balik Lebaran Perbesar

Jakarta, Petik – Pemerintah melalui Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) nasional dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama arus balik Lebaran 2026.

Anggota Komite BPH Migas menegaskan bahwa stok BBM, baik subsidi maupun nonsubsidi, berada pada level yang sangat memadai. Kondisi ini didukung oleh kelancaran distribusi dari terminal BBM ke seluruh SPBU di berbagai wilayah, sehingga kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi selama periode mudik dan arus balik.

Selain menjamin ketersediaan stok, BPH Migas juga memastikan kualitas BBM tetap sesuai standar yang ditetapkan pemerintah melalui pemantauan dan pengawasan secara rutin. Upaya ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan.

Dalam menghadapi lonjakan mobilitas, BPH Migas bersama Pertamina dan pemangku kepentingan lainnya terus memperkuat sistem distribusi energi agar tetap berjalan optimal. Berbagai langkah antisipasi dilakukan, termasuk peningkatan suplai BBM di wilayah strategis dan pengoperasian SPBU secara maksimal guna menghindari antrean panjang.

BPH Migas juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan atau panic buying, agar distribusi tetap merata dan tidak menimbulkan gangguan pasokan.

Selain itu, masyarakat yang mengalami kondisi darurat di perjalanan dapat memanfaatkan layanan Pertamina Delivery Service (PDS) 135 yang disiapkan untuk membantu pemudik yang kehabisan bahan bakar di jalur perjalanan.

Dengan berbagai langkah tersebut, pemerintah optimistis distribusi dan ketersediaan BBM selama periode Lebaran 2026 dapat terjaga dengan baik, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan arus balik dengan aman dan nyaman.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-59 di 2026, Upaya Nyata Jaga Daya Beli di Tengah Gejolak Global

11 April 2026 - 07:32 WIB

Pemerintah Perkuat Regulasi dan Pengawasan SDA

11 April 2026 - 00:44 WIB

Tata Kelola Konstruksi Diperbaiki untuk Tingkatkan Kualitas Proyek

11 April 2026 - 00:40 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis