Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Pastikan 453 Ribu Dosis Vaksin PMK Didistribusikan ke Seluruh Daerah demi Ketahanan Peternakan Jatim Sekjen Kemkomdigi: Agentic AI Strategis untuk Kebijakan Publik Presisi TKA 2026 Jadi Instrumen Evaluasi Pendidikan Dasar Menko Pangan Soroti Peran Energi dalam Ketahanan Pangan Pemerintah Perkuat Peran Industri Lokal di Sektor Semikonduktor Momentum Koreksi IHSG untuk Perkuat Pasar Modal Indonesia

Berita

Peringati Hari Bhayangkara ke-79, Gubernur Khofifah: Dirgahayu Polri, Teruslah Jadi Benteng Pengayom dan Pelindung Masyarakat

badge-check


Peringati Hari Bhayangkara ke-79, Gubernur Khofifah: Dirgahayu Polri, Teruslah Jadi Benteng Pengayom dan Pelindung Masyarakat Perbesar

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasi dan harapan besar bagi institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di momen peringatan Hari Bhayangkara ke-79. 

Ia menekankan pentingnya peran Polri sebagai benteng utama dalam mengayomi dan melindungi masyarakat, serta menjaga stabilitas keamanan nasional.

“Dirgahayu ke-79 Bhayangkara. Teruslah menjadi kebanggaan rakyat Indonesia. Tidak hanya bertugas sebagai penegak hukum, tapi juga sebagai pengayom dan pelindung masyarakat. Tugas mulia ini harus terus dijalankan dengan profesional, humanis, dan berintegritas,” ujar Gubernur Khofifah usai mengikuti upacara Hari Bhayangkara ke 79 di Mapolda Jatim Jl A Yani Surabaya, Selasa (1/7).

Menurutnya, tema Hari Bhayangkara tahun ini yakni “Polri untuk Masyarakat” mencerminkan komitmen kuat Polri untuk semakin dekat, terbuka, dan responsif terhadap kebutuhan publik. Transformasi menuju Polri yang modern dan Presisi (prediktif, responsibilitas, transparansi berkeadilan) akan terus menjadi kekuatan utama dalam memperkuat kepercayaan masyarakat.

“Saya optimistis Polri terus bertransformasi menjadi lembaga yang adaptif, responsif, dan mampu menjawab tantangan zaman. Sinergi dan kolaborasi antara Pemprov dan Polda Jatim selama ini sangat solid dan produktif dalam menjaga suasana yang aman dan kondusif,” katanya.

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa stabilitas keamanan di Jawa Timur memiliki dampak yang signifikan terhadap kestabilan  keamanan nasional, khususnya di kawasan Indonesia Timur. Oleh karena itu, sinergi dan kolaborasi yang erat dengan Polri menjadi salah satu kunci keberhasilan Jatim dalam menjaga ketertiban umum.

“Sering saya katakan di berbagai forum, jika Jawa Timur ‘batuk’, maka dropletnya sampai ke ibu kota. Untuk itu menjaga stabilitas Jatim adalah bagian dari menjaga Indonesia,” tegasnya.

Selain itu, Gubernur Khofifah juga mengapresiasi peran Polri terutama Polda Jatim yang turut mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasional yang diimplementasikan mulai dari Polda hingga ke jajaran polres di 38 kab/kota se Jatim. Terbukti, Jatim konsisten menjadi provinsi produksi padi tertinggi nasional.

“Alhamdulillah, Jawa Timur konsisten menjadi provinsi penghasil padi tertinggi di Indonesia. Tahun 2024, menurut data BPS, produksi padi Jatim mencapai 9,28 juta ton GKG. Capaian ini tentu tidak lepas dari dukungan yang sinergis seluruh stakeholder, termasuk Polri,” terangnya.

Lebih jauh, Khofifah menilai Polri saat ini semakin menunjukkan pendekatan Presisi dan humanis dalam menjalankan tugas. Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam pembangunan sosial dan ekonomi daerah.

“Polri telah banyak berinovasi dalam pelayanan publik. Ini menjadi kekuatan baru yang perlu terus didorong agar institusi kepolisian benar-benar menjadi mitra yang dicintai rakyat,” tambahnya.

Menutup pesannya, Gubernur Khofifah menyampaikan harapan agar Polri terus menjaga semangat pengabdian, memperkuat integritas, dan selalu hadir sebagai pelindung masyarakat di setiap situasi.

“Semoga Polri semakin kokoh menjadi institusi yang dicintai dan dibanggakan masyarakat. Teruslah menjadi benteng pengayom dan pelindung rakyat Indonesia,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Khofifah hadir bersama seluruh jajaran Forkopimda Jatim beserta instansi vertikal lainya yang ada di Jawa Timur, kegiatan yang komandani oleh Kapolda Irjen Pol Nanang Avianto sebagai inspektur upacara tersebut berlangsung khidmat dan penuh integritas.

Di akhir upacara, seluruh undangan yang hadir berkesempatan melihat penampilan Pocil atau Polisi Cilik yang menampilkan berbagai gerakan yang atraktif.

Baca Lainnya

Donasi Masyarakat Capai Rp1,1 Miliar, Baznas Jombang Perkuat Aksi Kemanusiaan

6 January 2026 - 13:06 WIB

Gubernur Khofifah Apresiasi Sinergi 38 Kabupaten/Kota dan BPH Migas, Pastikan Rekomendasi BBM Bersubsidi via XStar 2026 Sesuai Regulasi Hilir Energi Nasional

4 January 2026 - 02:09 WIB

Gubernur Khofifah: Kesantunan dan Doa Orang Tua Kunci Kesuksesan Valen Juara D’Academy 7

1 January 2026 - 07:12 WIB

Berita Populer di Berita