Menu

Dark Mode
Jembatan Perintis Garuda Genjeng Hubungkan 40 Desa, Gubernur Khofifah Optimistis Mobilitas Warga Makin Lancar Gubernur Khofifah Buka Kesempatan bagi 4.000 Warga Ikuti Upacara Kemerdekaan di Gedung Negara Grahadi IKA UNAIR Didorong Jadi Penggerak Kolaborasi Lintas Daerah hingga Internasional, Gubernur Khofifah: Jejaring adalah Kekuatan Besar Raih Anugerah Bintang LVRI, Khofifah Tekankan Semangat Veteran Harus Diwujudkan dalam Pengabdian Masa Kini Pendapatan Jatim Ditargetkan Rp26,49 Triliun dalam P-APBD 2026, Gubernur Khofifah Perkuat Belanja Pelayanan Publik Perkuat Perdagangan Antarwilayah, Gubernur Khofifah Catatkan Transaksi Rp2,529 Triliun Bersama Kalimantan Barat

Politik & Pemerintahan

Pertemuan Prabowo-Xi Jinping di Beijing Hasilkan Penguatan Poin Penting Kerja Sama Strategis

badge-check


Pertemuan Prabowo-Xi Jinping di Beijing Hasilkan Penguatan Poin Penting Kerja Sama Strategis Perbesar

Jakarta  – Presiden Tiongkok Xi Jinping bertemu dengan Presiden Indonesia Prabowo di Balai Agung Rakyat, Beijing, Rabu (3/9/2025). Sejumlah poin penting penguatan kerja sama pun dihasilkan dari pertemuan tersebut.

Kunjungan ini sekaligus untuk menghadiri peringatan 80 tahun kemenangan Perang Perlawanan Rakyat Tiongkok melawan Agresi Jepang dan Perang Dunia Anti-Fasis.

Xi Jinping menyampaikan apresiasi atas kehadiran Presiden Prabowo di tengah berbagai tantangan. Menurutnya, hal tersebut mencerminkan perhatian besar terhadap hubungan Indonesia–Tiongkok serta persahabatan tulus antara kedua bangsa.

“Pihak Tiongkok mendukung kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo, mendukung Indonesia untuk segera memulihkan ketertiban dan stabilitas, serta mendukung Indonesia untuk terus berkembang dan menjadi lebih kuat,” kata Xi Jinping, dikutip dari akun Instagram Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono, Kamis (4/9/2025).

Pertemuan tersebut memiliki makna istimewa karena bertepatan dengan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Tiongkok, 80 tahun kemerdekaan Indonesia, dan 70 tahun Konferensi Asia Afrika di Bandung.

Xi menekankan pentingnya menjaga semangat awal pembentukan hubungan diplomatik, mengembangkan prinsip hidup berdampingan secara damai, serta memperkuat semangat Bandung untuk membangun komunitas dengan nasib bersama.

Kedua negara, perlu memperdalam kerja sama strategis komprehensif, menyelaraskan strategi pembangunan, dan menjadikan hubungan bilateral sebagai contoh di tingkat regional maupun global.

Beberapa bidang kerja sama yang disoroti antara lain keamanan, pertahanan, pembangunan Belt and Road, ekonomi digital, kecerdasan buatan, mineral strategis, serta sektor pertanian dan perikanan.

Tiongkok juga menyatakan kesediaannya berbagi pengalaman pengentasan kemiskinan, memperkuat pertukaran budaya, serta menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan bersama Indonesia.

Sementara itu, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia dan Tiongkok adalah sahabat sejati, dan hubungan dengan Tiongkok menjadi prioritas utama kebijakan luar negeri Indonesia. Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan berharga Tiongkok terhadap pembangunan ekonomi dan sosial Indonesia.

Prabowo menekankan bahwa hubungan kedua negara saat ini berada pada periode terbaik dalam sejarah. Ia berharap kerja sama di bidang perdagangan, investasi, keuangan, dan infrastruktur terus ditingkatkan untuk memberikan manfaat nyata bagi rakyat kedua negara serta memperkuat perdamaian dan stabilitas kawasan.

Baca Lainnya

Pendapatan Jatim Ditargetkan Rp26,49 Triliun dalam P-APBD 2026, Gubernur Khofifah Perkuat Belanja Pelayanan Publik

12 August 2026 - 01:55 WIB

Gubernur Khofifah Terima Dubes Maroko di Grahadi, Buka Peluang Beasiswa hingga Investasi bagi Jawa Timur

4 August 2026 - 03:10 WIB

Lantik Enam Pejabat Baru, Gubernur Khofifah Dorong Percepatan Digitalisasi dan Penguatan Integritas Birokrasi

15 July 2026 - 01:49 WIB

Berita Populer di Politik & Pemerintahan