Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah: Ketahanan Pangan Bukan Isu Sederhana, Integrasi Matra TNI Jadi Kunci Kedaulatan Nasional Gubernur Khofifah Nilai SMKN 1 Buduran Jadi Role Model Nasional Pendidikan Vokasi Berbasis Industri KONI Pusat Nilai Lari Trail Berpotensi Berprestasi Global Layanan Peserta PBI JKN Tetap Berjalan Selama Tiga Bulan KKN Pertanahan Perkuat Kompetensi Mahasiswa di Bidang Agraria Presiden Dorong Profesionalisme TNI–Polri di Rapim 2026

Politik & Pemerintahan

Pertemuan Prabowo-Xi Jinping di Beijing Hasilkan Penguatan Poin Penting Kerja Sama Strategis

badge-check


Pertemuan Prabowo-Xi Jinping di Beijing Hasilkan Penguatan Poin Penting Kerja Sama Strategis Perbesar

Jakarta  – Presiden Tiongkok Xi Jinping bertemu dengan Presiden Indonesia Prabowo di Balai Agung Rakyat, Beijing, Rabu (3/9/2025). Sejumlah poin penting penguatan kerja sama pun dihasilkan dari pertemuan tersebut.

Kunjungan ini sekaligus untuk menghadiri peringatan 80 tahun kemenangan Perang Perlawanan Rakyat Tiongkok melawan Agresi Jepang dan Perang Dunia Anti-Fasis.

Xi Jinping menyampaikan apresiasi atas kehadiran Presiden Prabowo di tengah berbagai tantangan. Menurutnya, hal tersebut mencerminkan perhatian besar terhadap hubungan Indonesia–Tiongkok serta persahabatan tulus antara kedua bangsa.

“Pihak Tiongkok mendukung kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo, mendukung Indonesia untuk segera memulihkan ketertiban dan stabilitas, serta mendukung Indonesia untuk terus berkembang dan menjadi lebih kuat,” kata Xi Jinping, dikutip dari akun Instagram Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono, Kamis (4/9/2025).

Pertemuan tersebut memiliki makna istimewa karena bertepatan dengan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Tiongkok, 80 tahun kemerdekaan Indonesia, dan 70 tahun Konferensi Asia Afrika di Bandung.

Xi menekankan pentingnya menjaga semangat awal pembentukan hubungan diplomatik, mengembangkan prinsip hidup berdampingan secara damai, serta memperkuat semangat Bandung untuk membangun komunitas dengan nasib bersama.

Kedua negara, perlu memperdalam kerja sama strategis komprehensif, menyelaraskan strategi pembangunan, dan menjadikan hubungan bilateral sebagai contoh di tingkat regional maupun global.

Beberapa bidang kerja sama yang disoroti antara lain keamanan, pertahanan, pembangunan Belt and Road, ekonomi digital, kecerdasan buatan, mineral strategis, serta sektor pertanian dan perikanan.

Tiongkok juga menyatakan kesediaannya berbagi pengalaman pengentasan kemiskinan, memperkuat pertukaran budaya, serta menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan bersama Indonesia.

Sementara itu, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia dan Tiongkok adalah sahabat sejati, dan hubungan dengan Tiongkok menjadi prioritas utama kebijakan luar negeri Indonesia. Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan berharga Tiongkok terhadap pembangunan ekonomi dan sosial Indonesia.

Prabowo menekankan bahwa hubungan kedua negara saat ini berada pada periode terbaik dalam sejarah. Ia berharap kerja sama di bidang perdagangan, investasi, keuangan, dan infrastruktur terus ditingkatkan untuk memberikan manfaat nyata bagi rakyat kedua negara serta memperkuat perdamaian dan stabilitas kawasan.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah: Ketahanan Pangan Bukan Isu Sederhana, Integrasi Matra TNI Jadi Kunci Kedaulatan Nasional

10 February 2026 - 10:41 WIB

Presiden Dorong Profesionalisme TNI–Polri di Rapim 2026

10 February 2026 - 03:26 WIB

Hakim Diminta Jaga Integritas dan Independensi

10 February 2026 - 03:17 WIB

Berita Populer di Politik & Pemerintahan