Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Ajak Perkuat Konektivitas Jatim–Uzbekistan, Dukung Pengembangan Wisata Religi dan Ziarah HIKAM Karesidenan Kediri Konsolidasikan Peran Alumni Lewat Halal Bihalal, Teguhkan Komitmen Mengaji, Berdakwah, dan Berkhidmat untuk Umat Gubernur Khofifah Dorong Talenta Murid Jatim Tembus Dunia, Perkuat Prestasi Lewat Ajang Kompetisi 2026 HIKAM Madiun Raya Konsolidasikan Ukhuwah melalui Halal Bihalal, Perkuat Peran Keluarga dalam Mencetak Generasi “Bener” Gubernur Khofifah Imbau Kepala Daerah Tinjau Langsung Pelaksanaan MBG, Pastikan Distribusi dan Kualitas Layanan Terjaga Kemendikdasmen Optimalkan Teknologi di Sekolah 3T

Sosial & Budaya

Program Cek Kesehatan Gratis Capai 5,8 Juta Peserta, Menkes Targetkan 40 Juta di Akhir 2025

badge-check


Program Cek Kesehatan Gratis Capai 5,8 Juta Peserta, Menkes Targetkan 40 Juta di Akhir 2025 Perbesar

Jakarta – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diluncurkan pemerintah pada 10 Februari 2025 telah mencatatkan pencapaian signifikan dengan jumlah peserta mencapai 5,8 juta orang per pertengahan Mei 2025.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, program itu terus menunjukkan perkembangan pesat dengan rata-rata 180 ribu orang mengikuti pemeriksaan kesehatan setiap harinya.

“Dalam tiga bulan sejak diluncurkan, program ini telah menjangkau 5,8 juta peserta. Kami menargetkan 40 juta orang hingga akhir tahun 2025,” kata Menkes Budi dalam diskusi publik bertajuk “Bagaimana Visi Kesehatan Era Prabowo?” yang diselenggarakan oleh Kantor Komunikasi Kepresidenan bersama GEMPITA di Jakarta, Sabtu (17/5/2025).

Untuk memperluas jangkauan, pemerintah berencana meluncurkan fase kedua program ini dengan menyasar anak-anak di 200 ribu sekolah mulai Juli 2025. Pemeriksaan kesehatan akan dilakukan melalui 10 ribu puskesmas di seluruh Indonesia, dengan target tambahan 28-35 juta peserta dalam tujuh bulan ke depan.

Menkes Budi menekankan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada deteksi dini penyakit, tetapi juga sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif dalam membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya gaya hidup sehat.

Ia menjelaskan, edukasi kesehatan sederhana seperti pentingnya menjaga lingkar perut menjadi cara efektif untuk mencegah penyakit degeneratif.

“Tugas kami adalah mengedukasi masyarakat agar memahami risiko kelebihan gula dan lemak visceral yang memicu penyakit mematikan. Cek kesehatan gratis ini adalah langkah preventif yang diinisiasi Pak Presiden untuk mendorong hidup sehat,” tegas Budi.

Program CKG merupakan salah satu agenda prioritas Kementerian Kesehatan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Dengan sasaran akhir 280 juta penduduk Indonesia, program ini dinilai sebagai upaya terbesar pemerintah dalam mewujudkan masyarakat sehat sekaligus mengurangi beban sistem kesehatan nasional di masa depan.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Ajak Perkuat Konektivitas Jatim–Uzbekistan, Dukung Pengembangan Wisata Religi dan Ziarah

5 April 2026 - 11:59 WIB

HIKAM Karesidenan Kediri Konsolidasikan Peran Alumni Lewat Halal Bihalal, Teguhkan Komitmen Mengaji, Berdakwah, dan Berkhidmat untuk Umat

5 April 2026 - 05:45 WIB

Gubernur Khofifah Dorong Talenta Murid Jatim Tembus Dunia, Perkuat Prestasi Lewat Ajang Kompetisi 2026

5 April 2026 - 02:14 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya