Jakarta, Petik – Serapan beras produksi dalam negeri dilaporkan meningkat hingga 700 persen sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat cadangan pangan nasional. Lonjakan ini menunjukkan optimalisasi penyerapan hasil panen petani sekaligus strategi menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.
Pemerintah menyatakan bahwa peningkatan serapan beras merupakan langkah penting untuk memastikan stok nasional tetap dalam kondisi aman di tengah dinamika kebutuhan domestik dan tantangan global. Penguatan cadangan dilakukan melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga, termasuk optimalisasi peran institusi pengelola stok pangan.
Selain menjamin ketersediaan, kebijakan ini juga ditujukan untuk melindungi petani dari risiko penurunan harga saat musim panen raya. Dengan tingkat penyerapan yang lebih tinggi, hasil produksi petani dapat terserap maksimal sehingga memberikan kepastian pasar dan mendukung peningkatan kesejahteraan mereka.
Penguatan stok nasional dinilai krusial dalam mengantisipasi potensi gangguan pasokan akibat faktor cuaca, kondisi global, maupun fluktuasi pasar. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga ketahanan pangan sebagai pilar stabilitas ekonomi dan sosial.
Dengan meningkatnya serapan beras domestik, pemerintah optimistis cadangan pangan nasional semakin kokoh dan mampu menjamin kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan, sekaligus menjaga stabilitas harga serta melindungi produsen di sektor pertanian.



















