Menu

Dark Mode
Dari Lamongan, HIKAM Pantura Teguhkan Komitmen Alumni sebagai Penggerak Dakwah dan Agen Kemanfaatan Sosial Hangat dan Penuh Makna, Halal Bihalal IKA Unitomo Jadi Ruang Konsolidasi Alumni untuk Perkuat Jejaring dan Kolaborasi Nasional Halal Bihalal IKA Unitomo 2026 Sukses Digelar, Ratusan Alumni Bersatu Perkuat Sinergi dan Kontribusi Nyata untuk Masyarakat dan Bangsa Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-59 di 2026, Upaya Nyata Jaga Daya Beli di Tengah Gejolak Global Gubernur Khofifah Dorong Kolaborasi Pemprov dan BPN, Percepat Sertifikasi Tanah untuk Cegah Konflik Agraria Satgas PKH Perkuat Pengelolaan SDA dan Penyelamatan Aset

Sosial & Budaya

Sistem Prasmanan MBG Dinilai Lebih Efektif dan Disukai Siswa

badge-check


Sistem Prasmanan MBG Dinilai Lebih Efektif dan Disukai Siswa Perbesar

Malang, Petik — Uji coba program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan konsep prasmanan di Kota Malang mendapat tanggapan positif dari para siswa. Metode ini dinilai mampu meningkatkan antusiasme sekaligus memberikan pengalaman makan yang lebih baik di sekolah.

Kegiatan uji coba berlangsung di MIN 2 Kota Malang dengan melibatkan lebih dari seribu siswa. Berbeda dari sebelumnya, siswa kini mengambil makanan sendiri dari meja prasmanan, bukan lagi menerima paket siap saji.

Sistem ini memiliki sejumlah keunggulan, seperti makanan yang lebih hangat dan segar, serta kebebasan bagi siswa dalam menentukan porsi sesuai kebutuhan. Dampaknya, selera makan meningkat dan potensi sisa makanan dapat ditekan.

Selain itu, metode prasmanan juga membantu melatih kemandirian siswa. Mereka belajar tertib saat antre, memilih menu, dan menyesuaikan porsi, sehingga suasana makan menjadi lebih interaktif dan menyenangkan.

Dari sisi gizi, makanan yang disediakan telah memenuhi standar dengan komposisi karbohidrat, protein, sayur, dan buah. Pemerintah tetap melakukan pengawasan untuk memastikan kebersihan, keamanan, dan keseimbangan nutrisi.

Namun, masih ada hal yang perlu dievaluasi, terutama terkait pengaturan waktu antre agar tidak mengganggu jam belajar. Hal ini menjadi perhatian untuk perbaikan ke depan.

Pemerintah daerah bersama pihak terkait akan terus mengkaji hasil uji coba ini sebelum diterapkan secara lebih luas. Program MBG dengan sistem prasmanan diharapkan menjadi inovasi dalam meningkatkan kualitas gizi siswa sekaligus mendukung proses belajar yang lebih optimal.

 

Baca Lainnya

Dari Lamongan, HIKAM Pantura Teguhkan Komitmen Alumni sebagai Penggerak Dakwah dan Agen Kemanfaatan Sosial

11 April 2026 - 12:06 WIB

Gubernur Khofifah Dorong Kolaborasi Pemprov dan BPN, Percepat Sertifikasi Tanah untuk Cegah Konflik Agraria

11 April 2026 - 02:36 WIB

Pemerintah Libatkan Ormas dan Kampus dalam Program Wakaf

11 April 2026 - 00:56 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya