Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Apresiasi Komitmen Sekolah Swasta dan PTS dalam Mendukung Perluasan Akses Pendidikan bagi Masyarakat Jawa Timur Apresiasi Prestasi Mahasiswa Angkatan Pertama, Gubernur Khofifah Dorong Pengembangan Program Baru KCL Singhasari pada 2027 Menkomdigi Ajak Gen Z Waspadai Pengaruh Algoritma dalam Menjaga Kualitas Demokrasi Digital Mentan Sebut 90 Persen Perusahaan Sawit Telah Naikkan Harga TBS untuk Petani Bappenas: Penguatan Industri Halal Jadi Strategi Penting Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global Jawa Timur Sumbang 51 Persen Produksi Gula Nasional, Gubernur Khofifah Pimpin Gerakan Panen dan Tanam Tebu Serentak di Tujuh Kabupaten

Daerah

Tinjau Posko SPMB Jatim 2025, Gubernur Khofifah Pastikan Berjalan Optimal Lewat Senopati AI

badge-check


Tinjau Posko SPMB Jatim 2025, Gubernur Khofifah Pastikan Berjalan Optimal Lewat Senopati AI Perbesar

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau Posko Sistem Peneriman Murid Baru (SPMB) Tahun 2025 Pemprov Jatim di Kantor UPT Teknologi, Informasi dan Komunikasi Dinas Pendidikan Prov. Jatim, Jalan Jagir Surabaya, Jumat (30/5). 

Didampingi Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai, Gubernur Khofifah ingin memastikan bahwa seluruh proses SMPB 2025 di Jawa Timur berlangsung baik dan lancar. 

"Proses SPMB ini sudah berjalan mulai dari 19 Mei 2025 lalu, jadi sudah masuk hari ke 12. Proses yang kita lakukan melibatkan tim dari ITS yang sudah sangat berpengalaman menggunakan Senopati AI," ungkap Gubernur Khofifah.

Pelaksanaan SPMB 2025 kali ini melibatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) yang berkolaborasi dengan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya dengan nama Sepuluh Nopember Personal Assistant with Intelligence atau Senopati AI.

Penggunaan Senopati AI bertujuan untuk memberikan layanan kepada masyarakat terkait SPMB Jatim 2025 secara instan, lengkap dan akurat selama 24 jam nom stop.

Ia melanjutkan, keberadaan Senopati AI ini merupakan salah satu bentuk komitmen Pemprov Jatim untuk memaksimalkan layanan publik kepada calon murid dan calon wali murid baik SMA, SMK maupun SLB.

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa Pemprov Jatim terus berbenah dan melakukan pengembangan. Tidak hanya AI, dalam SPMB Jatim 2025 juga disiapkan call center dan help desk di  provinsi hingga yang ada di setiap Kacabdin. 

"Harapannya mempercepat dan mempermudah siapa saja yang ingin mendapatkan penjelasan apa saja terkait SPMB. Bisa bagi yang ingin bersekolah di Jawa Timur, tentang ketentuan domisili hingga persyaratan khusus bagi SMK di Jawa Timur," terangnya. 

Selain informasi terkait pendaftaran murid baru, di dalam Senopati AI dan website resmi spmbjatim.net juga terdapat informasi lengkap tentang ketersediaan beasiswa bagi SMA Swasta dan SMK Swasta di Jawa Timur. 

Para calon murid dan calon wali murid yang tidak lolos SPMB di SMA/SMK Swasta, tetap memiliki opsi beasiswa atau keringanan biaya di sekolah-sekolah swasta yang telah masuk daftar di dalam website SPMB maupun asisten Senopati AI. 

"Artinya pola-pola yang memungkinan untuk akses kemudahan ini akan terus kita maksimalkan. Sehingga bagi mereka yang tengah berikhtiar untuk masuk ke SMA/SMK Negeri, tetap punya opsi berikutnya di SMA/SMK Swasta yang masuk dalam daftar data di web atau AI Senopati," tutur Khofifah. 

Ia mengatakan, per tgl 26 Mei 2025, tercatat kuota beasiswa penuh dan terjangkau bagi SMA/SMK Swasta di Jawa Timur telah mencapai angka 72.841. Angka tersebut, bahkan masih dapat bertambah mengingat Pemprov Jatim masih membuka kesempatan seluas-luasnya bagi seluruh SMA/SMK Swasta di Jatim yang ingin turut berpartisipasi. 

"Per 26 Mei kemarin sudah ada 72.841 kuota beasiswa SMA/SMK Swasta yang bisa diakses sesuai dengan wilayah tempat tinggal. Karena sudah terkonfirmasi sekolah mana saja yang bisa mendapatkan beasiswa penuh ataupun terjangkau," jelas Gubernur Khofifah. 

"Untuk itu, kami sampaikan terima kasih kepada pimpinan sekolah yang sudah berpartisipasi baik berupa beasiswa penuh atau yang terjangkau," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai menegaskan bahwa layanan khusus SPMB Jatim tahun 2025 terus dibuka meski tanggal merah atau libur panjang. Berkaca pada SPMB atau PPDB di tahun sebelumnya, ia berharap dengan format layanan yang lebih advance di tahun ini akan membawa kepuasan bagi masyarakat.

Yang juga menarik dalam pelaksanaan SPMB 2025 kali ini disebutnya adalah penerapan sistem SPMB Domisili bukan Zonasi. 

"Karena tahun ini SPMB Domisili, sehingga memudahkan kami, tidak ada jarak lagi. Tetapi bagaimana kita memperhitungkan nilai-nilai anak kita yang kebetulan mereka nilainya bagus," ucap Aries Agung Paewai. 

Dengan sistem domisili, yang dinilai pertama adalah nilai, kemudian jarak domisili sesuai dengan rayon sekolah tujuan. 

"Yang mana yang terdekat, yang mana usianya tertua, harapannya bisa memberikan layanan yang fair. Inilah yang nanti kita harapkan lebih ada rasa kemudahan bagi masyarakat dan tidak ada keluhan," pungkasnya.

 

Baca Lainnya

Khofifah Ajak Alumni FH UNAIR Tingkatkan Pengabdian bagi Almamater, Bangsa, dan Negara

14 June 2026 - 03:23 WIB

PT. Nusatama Dukung STIKES Bahrul Ulum melalui Implementasi Website Company Profile dan CBT

19 May 2026 - 03:21 WIB

Gubernur Khofifah Pimpin Hardiknas di Grahadi, Tampilkan Generasi Unggul dan Berdaya Saing Global

4 May 2026 - 13:08 WIB

Berita Populer di Pendidikan