Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Pastikan 453 Ribu Dosis Vaksin PMK Didistribusikan ke Seluruh Daerah demi Ketahanan Peternakan Jatim Sekjen Kemkomdigi: Agentic AI Strategis untuk Kebijakan Publik Presisi TKA 2026 Jadi Instrumen Evaluasi Pendidikan Dasar Menko Pangan Soroti Peran Energi dalam Ketahanan Pangan Pemerintah Perkuat Peran Industri Lokal di Sektor Semikonduktor Momentum Koreksi IHSG untuk Perkuat Pasar Modal Indonesia

Pendidikan

UNIPDU Tegaskan Komitmen Global Melalui Kuliah Tamu Bersama Akademisi Griffith University

badge-check


UNIPDU Tegaskan Komitmen Global Melalui Kuliah Tamu Bersama Akademisi Griffith University Perbesar

JOMBANG, — Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (UNIPDU) Jombang kembali memperkuat atmosfer akademik bertaraf internasional melalui kuliah tamu yang menghadirkan Dr. Samid Suliman, akademisi dari Griffith University, Queensland, Australia, sebagai dosen tamu. Kegiatan ini mengangkat tema “Beyond Borders: Living Together Amid Crisis and Complexity” dan berlangsung di Meeting Room 1 UNIPDU, Senin (13/10/2025).

Kuliah tamu tersebut dihadiri oleh Rektor UNIPDU, Dr. dr. HM. Zulfikar As’ad, MMR; Wakil Rektor Bidang Keuangan, SDM, dan Umum, Hj. Uswatun Qoyyimah, SS., M.Ed., Ph.D.; Ketua Pelaksana, Dr. H. Ahmad Fanani; serta dosen dan mahasiswa dari Program Studi Sastra Inggris dan Pendidikan Bahasa Inggris.

Dalam sambutannya, Rektor UNIPDU menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada Dr. Samid Suliman. Ia berharap kegiatan ini dapat membuka cakrawala mahasiswa dalam memahami komunikasi lintas budaya sekaligus memberikan motivasi untuk melanjutkan studi ke luar negeri.

“Kehadiran Dr. Samid Suliman diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa tentang bagaimana proses belajar di Griffith University. Kami juga sangat bangga apabila ada lulusan UNIPDU yang nantinya dapat melanjutkan studi ke sana,” ujar Zulfikar.

Acara inti yang dipandu oleh moderator, Endang Sujiati, berlangsung interaktif. Dalam pemaparannya, Dr. Samid Suliman — yang sejak 2015 mengajar bidang Migration and Security di Griffith University dan sebelumnya menjadi dosen Political Science di Monash University — menekankan tiga pokok penting.

Pertama, intercultural communication is communication; komunikasi lintas budaya pada dasarnya adalah seni berkomunikasi yang menuntut kemampuan memahami perbedaan. Kedua, global crisis and failures of communication; banyak krisis global terjadi karena kegagalan komunikasi antarbangsa maupun antarmanusia. Ketiga, regional futures and setting exchange rates through communication; masa depan kawasan dan kerja sama antarnegara dapat dibentuk melalui pertukaran gagasan yang terbuka dan seimbang.

Sesi tanya jawab yang digelar setelah pemaparan berlangsung hangat. Para mahasiswa antusias mengajukan berbagai pertanyaan seputar tantangan komunikasi global dan peluang studi internasional. Sebagai bentuk apresiasi, Dr. Samid Suliman bersama Rektor UNIPDU memberikan hadiah kepada mahasiswa yang aktif berpartisipasi dalam diskusi.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta. Melalui kegiatan ini, UNIPDU menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jejaring akademik internasional dan menyiapkan mahasiswa menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.

Baca Lainnya

TKA 2026 Jadi Instrumen Evaluasi Pendidikan Dasar

29 January 2026 - 06:32 WIB

Gubernur Jatim Resmikan Fasilitas Asrama SMAN 2 Taruna Pamong Praja serta Rehabilitasi 52 Sekolah

29 January 2026 - 01:57 WIB

Satu Data, Satu Sistem, Satu Solusi Akademik: SIAKAD Nusantara

28 January 2026 - 06:34 WIB

Berita Populer di Pendidikan