Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Sediakan 12 Trip Mudik Gratis Kapal Laut Jangkar–Raas dan Jangkar–Sapudi Gubernur Khofifah Sebarkan Mushaf Madinah Hadiah Raja Salman, Perkuat Nilai Spiritual Ramadan di Jatim Tanamkan Kepedulian Sosial, SMP Islam Al Madinah Jombang Bagikan Ratusan Pakaian, Sayur, dan Takjil kepada Warga Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Gresik, Bahan Pokok Dijual Lebih Murah dari Harga Pasar Gubernur Khofifah Koordinasi Pemulangan Mahasiswa Jatim dari Iran ke Malang dan Jember Kemenpora Gandeng Kemendikdasmen Majukan Talenta Olahraga Nasional

Berita

Usai Wukuf, Khofifah Ke Muzdalifah Sampai Tengah Malam, Kemudian Lempar Jumrah Aqobah di Mina dan Thowaf Ifadhah

badge-check


Usai Wukuf, Khofifah Ke Muzdalifah Sampai Tengah Malam, Kemudian Lempar Jumrah Aqobah di Mina dan Thowaf Ifadhah Perbesar

 Lempar Jumrah, Simbol Perangi Setan 

Usai Menjalankan Prosesi wukuf di Padang Arafah, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa bersiap melangsungkan Lempar Jumrah Aqabah di mina, yang akan dimulai tanggal 10 sampai 13 Zulhijjah.  Dengan menyiapkan 49 kerikil yang di ambil di muzdalifah, khofifah bersama putra bungsunya selanjutnya  melangsungkan lempar jumrah aqabah pertama, jum'at (6/6) dini hari waktu Arab Saudi.

Sebagaimana diketahui, melempar Jumrah adalah bagian dari rukun wajib haji bagi para jemaah, yang merupakan simbol perangi godaan setan dalam diri. Kegiatan melempar Jumrah ini dilakukan dengan melemparkan batu-batu kecil pada sebuah tiang yang dianggap sebagai perumpamaan setan dan hawa nafsu.

Hari berikutnya  melempar  jumrah  secara berurutan  dimulai dari Jumrah Ula, Jumrah Wustha, dan Jumrah Aqabah. Masing-masing Jumrah dilempari kerikil sebanyak 7 kali dan dilontarkan satu persatu. Waktu melempar jumrah pada hari Tasyrik dimulai dari setelah tergelincirnya matahari hingga terbit fajar.

Usai melangsungkan lempar kerikil di jumrah aqabah, khofifah bersama  rombongan langsung menuju Makkah dan kembali ke Masjidil Haram untuk melaksanakan Thawaf Ifadah, yang diahiri dengan tahallul sebagai Penanda berahirnya berbagai larangan saat ihram.

Saat menjalankan sa'i pada rangkaian thawaf ifadhah Khofifah bertemu dengan Penasehat Presiden Urusan Haji Prof. Dr. Muhajir Efendy, Dubes RI untuk Saudi Arabia Dr. Abdul Aziz serta tim petugas haji KH. Said Asrori yang juga Katib Aam Syuriyah PBNU.

Dengan seleseinya melempar jumrah Aqabah dan thowaf Ifadhah dilanjutkan melempar jumrah Ula , Wustho dan Aqabah maka seleseinya  syarat rukun  Haji. Semoga semua jama'ah haji menjadi haji mabrur.

Selanjutnya jama'ah haji yang belum ke Madinah akan thowaf wada' sebelum  bergerak ke Madinah untuk ziyarah Rosulullah Muhammad SAW di Raudhah sebuah tempat  mustajabah dan memiliki banyak keutamaan  di masjid Nabawi kota Madinah. Semoga yang belum pergi haji segera dipanggil Allah sebagai tamu Allah untuk berhaji melaksanakan rukun Islam ke lima. Amin.
 

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Sebarkan Mushaf Madinah Hadiah Raja Salman, Perkuat Nilai Spiritual Ramadan di Jatim

15 March 2026 - 07:48 WIB

Mengukir Kebaikan di Ramadan, TP PKK dan DWP Jombang Bersinergi

27 February 2026 - 07:31 WIB

PD DMI Jombang Teguhkan Sanad Keilmuan Lewat Pelatihan Sholat di Diwek

27 February 2026 - 00:41 WIB

Berita Populer di Berita