Menu

Dark Mode
Khofifah Lantik Pengurus IKA UNAIR Jateng, Tekankan Sinergi Pendidikan dan Layanan Kesehatan untuk Tingkatkan IPM Pada HUT ke-80 Muslimat NU, Khofifah Tegaskan Peran Strategis 400 Paralegal dalam Perlindungan Hukum dan Resolusi Konflik Sosial Dari Lamongan, HIKAM Pantura Teguhkan Komitmen Alumni sebagai Penggerak Dakwah dan Agen Kemanfaatan Sosial Hangat dan Penuh Makna, Halal Bihalal IKA Unitomo Jadi Ruang Konsolidasi Alumni untuk Perkuat Jejaring dan Kolaborasi Nasional Halal Bihalal IKA Unitomo 2026 Sukses Digelar, Ratusan Alumni Bersatu Perkuat Sinergi dan Kontribusi Nyata untuk Masyarakat dan Bangsa Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-59 di 2026, Upaya Nyata Jaga Daya Beli di Tengah Gejolak Global

Daerah

Kabar Gembira! Gubernur Khofifah Gratiskan Layanan Bus Trans Jatim di Lima Koridor Selama Sehari Penuh di Hari Angkutan Nasional

badge-check


Kabar Gembira! Gubernur Khofifah Gratiskan Layanan Bus Trans Jatim di Lima Koridor Selama Sehari Penuh di Hari Angkutan  Nasional Perbesar

Dalam rangka memperingati Hari Àngkutan   Nasional Tahun 2025, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggratiskan layanan bus Trans Jatim di lima koridor selama sehari penuh, besok Kamis  (24/4). 

Masyarakat bisa memanfaatkan layanan Trans Jatim secara gratis atau tanpa biaya kecuali Trans Jatim Luxury. Kebijakan tersebut dilakukan sekaligus untuk mendukung program Jatim Akses. 

"Dalam rangka memperingati Hari Angkutan Nasional yang jatuh pada tanggal 24 April 2025, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Perhubungan memberikan layanan gratis naik bus Trans Jatim di seluruh koridor, kecuali layanan Trans Jatim Luxury," kata Khofifah di sela-sela kunjungan  Misi Dagang  di Kota Ambon, Rabu (23/4).

Menurut Khofifah, kebijakan ini merupakan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mengimplementasikan Nawa Bhakti Satya dengan tujuan untuk meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan transportasi publik di wilayah Jawa Timur.

"Trans Jatim telah melayani masyarakat Jawa Timur di berbagai koridor antar kota dan antar kabupaten sekaligus solusi transportasi modern yang efisien dan terjangkau," ungkapnya. 

Saat ini, Bus Trans Jatim memiliki lima koridor yang aktif beroperasi. Koridor-koridor tersebut meliputi, Koridor 1 (Sidoarjo-Surabaya-Gresik), Koridor 2 (Mojokerto-Surabaya), Koridor 3 (Mojokerto-Gresik), Koridor 4 (Gresik-Lamongan), dan Koridor 5 (Surabaya-Bangkalan).

Berdasarkan data Dinas Perhubungan Jatim, pada periode Januari – Maret 2025, penumpang bus trans Jatim di lima koridor selalu penuh. Di periode tersebut, untuk Koridor I Rute Sidoarjo – Gresik Via Surabaya jumlah penumpangnya mencapai 627.946.

Kemudian untuk Koridor II Rute Mojokerto – Surabaya jumlah penumpang mencapai 284.305, sedangkan untuk Koridor III Rute Mojokerto – Gresik jumlah penumpangnya mencapai 210.636.

Lalu untuk Koridor IV Rute Gresik – Lamongan (Paciran) jumlah penumpangnya mencapai 246.892 dan Koridor V Rute Bangkalan – Surabaya jumlah penumpangnya 233.775. 

“Alhamdulillah dari Januari hingga Maret, total jumlah penumpang yang memanfaatkan Trans Jatim mencapqi  1.603.554 orang,” tegas Khofifah.

Ia berharap, pada pemberlakuan tarif gratis besok, minat masyarakat terhadap penggunaan Trans Jatim semakin meningkat. Tak hanya itu, ia juga berharap tren penggunaan transportasi massal oleh masyarakat Jatim akan semakin meningkat dan menjadi kebiasaan sehari-hari.

Sebagai informasi, untuk jadwal, rute dan jumlah penumpang secara real time, masyarakat dapat mengakses melalui aplikasi Transjatim-AJAIB. 

“Bagi yang belum punya aplikasinya, segera unduh di AppStore atau Playstore. Ketik Transjatim-AJAIB dan download untuk bisa nikmati semua fasilitas layanan bus Trans Jatim. Ayo rek gawe transportasi publik,” pungkas Khofifah. 

 

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-59 di 2026, Upaya Nyata Jaga Daya Beli di Tengah Gejolak Global

11 April 2026 - 07:32 WIB

Pemerintah Perkuat Regulasi dan Pengawasan SDA

11 April 2026 - 00:44 WIB

Tata Kelola Konstruksi Diperbaiki untuk Tingkatkan Kualitas Proyek

11 April 2026 - 00:40 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis