Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Pastikan 453 Ribu Dosis Vaksin PMK Didistribusikan ke Seluruh Daerah demi Ketahanan Peternakan Jatim Sekjen Kemkomdigi: Agentic AI Strategis untuk Kebijakan Publik Presisi TKA 2026 Jadi Instrumen Evaluasi Pendidikan Dasar Menko Pangan Soroti Peran Energi dalam Ketahanan Pangan Pemerintah Perkuat Peran Industri Lokal di Sektor Semikonduktor Momentum Koreksi IHSG untuk Perkuat Pasar Modal Indonesia

Berita

604 Pendonor Darah Sukarela Terima Penghargaan, Gubernur Khofifah Dorong SMA/SMK dan MA Ikut Gerakan PMR

badge-check


604 Pendonor Darah Sukarela Terima Penghargaan, Gubernur Khofifah Dorong SMA/SMK dan MA Ikut Gerakan PMR Perbesar

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan penghargaan dan lencana kepada 604 orang warga Jatim yang telah melakukan donor darah sebanyak 75 kali di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (14/10). 

Didampingi Ketua PMI Jatim Imam Utomo dan juga Ketua Dewan Kerhomatan PMI Jatim Emil Elestianto Dardak, Gubernur Khofifah menyerahkan penghargaan dan menyematkan lencana pada sepuluh orang perwakilan sebagai simbolis. 

Secara khusus Gubernur Khofifah mengajak pelajar SMA/SMK dan MA untuk aktif mendonorkan darah melalui Palang Merah Remaja (PMR) sebagai upaya meningkatkan sekaligus membangkitkan rasa kemanusiaan dan kesetiakawanan sebagai pendonor. 

Hal ini menurut Gubernur Khofifah penting terutama karena jumlah donor darah sukarela Jatim baru mencapai 2–3% dari penduduk potensial, sedangkan jumlah ideal yang seharusnya minimal 4%.

"Insyaallah setelah ini kita akan melakukan pemetaan  bagaimana memaksimalkan SMA/SMK dan Aliyah untuk Palang Merah Remaja supaya target 4 persen terpenuhi," ujarnya.

Saat ini, PMI provinsi Jatim memiliki program untuk menambah Unit Donor Darah (UDD) berstandar melalui Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) oleh Palang Merah Indonesia (PMI) untuk memastikan mutu dan keamanan layanan transfusi darah. 

Di sisi lain, Jawa Timur memiliki modal besar dalam penyediaan darah dengan dukungan 42 Unit Pengelolah Darah (UPD). Yang terdiri atas 37 UPD PMI dan 5 UPD Rumah Sakit, yang tersebar di 37 kabupaten/kota se-Jawa Timur. 

“Ini akan menjaga kekuatan penting dalam menjaga ketersediaan darah di seluruh wilayah," kata Khofifah. 

Khofifah berharap pendonor darah sukarela dapat menjadi pemacu semangat untuk berkorban terhadap sesama yang membutuhkan, memberikan setetes darah untuk menyelamatkan sesama serta menjadi pejuang kesehatan yang mampu berkontribusi untuk program kesehatan Provinsi Jawa Timur.

"Saya berharap kegiatan ini bisa menginspirasi masyarakat luas untuk turut serta dalam gerakan kemanusiaan ini. Mari kita jadikan semangat Setetes Darah, Sejuta Harapan," ungkap Khofifah. 

Di siai lain, Ketua PMI Jatim Imam Utomo mengatakan donor darah sukarela harus bertambah mengingat saat ini jumlahnya 1.035 ribu belum cukup untuk memenuhi kebutuhan 700 pack darah dalam satu tahun. 

“PMI terus mensosialisasikan kepada mereka yang tingkat SMA/SMK untuk menambah jumlah donor darah sukarela," ujarnya. 

Sementara itu, Perdana Seryawan (32) UDD Tulungagung sebagai pendonor darah sukarela termuda menceritakan awal mula mendonorkan darah tahun 2010 di SMA Kedungwaru Tulungagung. 

"Dipaksa sama guru-guru dan teman namun berlanjut sampai hari ini karena setetes darah sangat bermanfaat bagi orang-orang yang membutuhkan," ungkapnya. 

Ia juga berterima kasih kepada Gubernur Khofifah yang menyematkan penghargaan sekaligus mendorong generasi muda untuk mendonorkan darah. 

"Terima kasih penghargaan yang diberikan serta memberi  motivasi kami khususnya generasi z agar berperan aktif membangun negeri ini melalui aksi donor darah," tuturnya. 

Baca Lainnya

Donasi Masyarakat Capai Rp1,1 Miliar, Baznas Jombang Perkuat Aksi Kemanusiaan

6 January 2026 - 13:06 WIB

Gubernur Khofifah Apresiasi Sinergi 38 Kabupaten/Kota dan BPH Migas, Pastikan Rekomendasi BBM Bersubsidi via XStar 2026 Sesuai Regulasi Hilir Energi Nasional

4 January 2026 - 02:09 WIB

Gubernur Khofifah: Kesantunan dan Doa Orang Tua Kunci Kesuksesan Valen Juara D’Academy 7

1 January 2026 - 07:12 WIB

Berita Populer di Berita