Menu

Dark Mode
Kemendikdasmen Siapkan Skema Penataan Guru Non-ASN demi Menjamin Kualitas Pendidikan Nasional KPK Tekankan Pencegahan Korupsi dalam Pelaksanaan Program Strategis Sekolah Rakyat Kemenhut Sebut Perempuan Berperan Penting dalam Pembangunan Berkelanjutan dan Literasi Digital Kemenkeu Pastikan Tidak Ada Pengampunan Pajak Baru demi Menjaga Kepercayaan Wajib Pajak Gubernur Khofifah Perkuat Teaching Factory dan Sertifikasi untuk Tingkatkan Daya Saing Lulusan SMK Pencegahan Kekerasan Seksual di Kampus Jadi Fokus Penguatan Pendidikan Tinggi Nasional

Politik & Pemerintahan

Babak Baru Diplomasi Indonesia-Brasil: Delapan MoU Ditandatangani

badge-check


Babak Baru Diplomasi Indonesia-Brasil: Delapan MoU Ditandatangani Perbesar

Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan Presiden Republik Federasi Brasil, Luiz Inácio Lula da Silva, menyaksikan penandatanganan dan pertukaran sejumlah memorandum saling pengertian (MoU) serta nota kesepahaman antara pemerintah dan pelaku usaha kedua negara di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (23/10/2025).

Penandatanganan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Lula da Silva ke Indonesia dan menandai babak baru peningkatan hubungan bilateral menuju kemitraan strategis yang komprehensif dan saling menguntungkan.

“Hari ini kita akan menandatangani empat persetujuan dan kesepahaman penting. Hanya dalam dua bulan sejak pertemuan di Brasilia, kita telah mencapai kemajuan besar. Saya yakin ke depan kita akan menghasilkan capaian yang lebih baik,” ujar Presiden Prabowo dalam sambutannya.

Empat MoU dan nota kesepahaman antara lembaga pemerintah kedua negara mencakup berbagai sektor strategis, yaitu:

  1. Kerja sama energi dan pertambangan antara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI dan Kementerian Pertambangan dan Energi Brasil.
  2. Kerja sama sains, teknologi, dan inovasi antara Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Kementerian Sains, Teknologi, dan Inovasi Brasil.
  3. Kerja sama sanitari, fitosanitari, dan sertifikasi antara Badan Karantina Indonesia dan Kementerian Pertanian dan Peternakan Brasil.
  4. Kerja sama bidang statistik antara Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia dan Institut Geografi dan Statistik Brasil (IBGE).

Selain itu, kunjungan ini juga memperkuat kolaborasi dunia usaha Indonesia dan Brasil. Empat MoU bisnis yang ditandatangani mencakup:

  1. PT Danantara Investment Management (Persero) dan JBS N.V. dalam penjajakan dan negosiasi rencana transaksi.
  2. PT PLN (Persero) dan J&F S.A. Brasil mengenai studi pengembangan pembangkit listrik tenaga air guna mendukung transisi energi di Indonesia.
  3. PT Pertamina (Persero) dan Fluxus Holding S.A. dalam eksplorasi peluang kerja sama sektor energi.
  4. Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia dan Brazilian Trade and Investment Promotion Agency (APEX) terkait promosi perdagangan bilateral.

Penandatanganan MoU dan nota kesepahaman ini disaksikan langsung oleh delegasi resmi kedua negara dalam suasana hangat dan penuh semangat kerja sama.

Momentum ini mencerminkan tekad bersama Indonesia dan Brasil untuk memperdalam kemitraan strategis serta memperkuat posisi keduanya sebagai mitra global dalam pembangunan berkelanjutan.

Kedua negara berkomitmen melanjutkan dialog strategis di bidang energi hijau, inovasi teknologi, riset ilmiah, dan perdagangan internasional, serta memperluas peluang investasi yang saling menguntungkan.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Ajak LKS di Jatim Perkuat Gotong Royong dan Kesetiakawanan Sosial

10 May 2026 - 01:00 WIB

Gubernur Khofifah Apresiasi Peran Buruh Rokok dalam Menjaga Perekonomian Jatim melalui Program BLT DBHCHT 2026

9 May 2026 - 10:39 WIB

Gubernur Khofifah Resmikan Instalasi Karantina Terpadu di Sidoarjo untuk Pangkas Dwelling Time dan Biaya Logistik

9 May 2026 - 02:00 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis