Menu

Dark Mode
Kemendikdasmen Siapkan Skema Penataan Guru Non-ASN demi Menjamin Kualitas Pendidikan Nasional KPK Tekankan Pencegahan Korupsi dalam Pelaksanaan Program Strategis Sekolah Rakyat Kemenhut Sebut Perempuan Berperan Penting dalam Pembangunan Berkelanjutan dan Literasi Digital Kemenkeu Pastikan Tidak Ada Pengampunan Pajak Baru demi Menjaga Kepercayaan Wajib Pajak Gubernur Khofifah Perkuat Teaching Factory dan Sertifikasi untuk Tingkatkan Daya Saing Lulusan SMK Pencegahan Kekerasan Seksual di Kampus Jadi Fokus Penguatan Pendidikan Tinggi Nasional

Berita

Gubernur Khofifah: Jembatan Kutorejo Segera Difungsikan, Dorong Konektivitas Bagor–Rejoso dan Akses ke Bojonegoro

badge-check


Gubernur Khofifah: Jembatan Kutorejo Segera Difungsikan, Dorong Konektivitas Bagor–Rejoso dan Akses ke Bojonegoro Perbesar

NGANJUK, 26 OKTOBER 2025 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan bahwa rekonstruksi Jembatan Kutorejo di Kabupaten Nganjuk akan selesai dan siap difungsikan pada  pertengahan bulan November 2025 mendatang.

Hal itu disampaikan Gubernur Khofifah saat meninjau langsung progres pembangunan jembatan yang menjadi salah satu proyek strategis Provinsi Jawa Timur tersebut, Kamis (23/10). 

“Insya Allah Jembatan Kutorejo akan rampung pada 12 November 2025. Kami ingin memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai target agar mobilitas masyarakat di wilayah ini kembali lancar,” ujar Gubernur Khofifah.

Untuk diketahui, Jembatan Kutorejo sebelumnya mengalami kerusakan berat pada Maret 2022, setelah sisi utaranya ambles akibat sering dilalui kendaraan besar dan faktor usia struktur jembatan. Pasca kejadian itu, jalur ditutup dan dibangun jembatan darurat jenis bailey pada April 2022 sebagai solusi sementara agar mobilitas warga tetap berjalan. 

Gubernur Khofifah menjelaskan, di tahun 2025, Pemprov Jatim melakukan rekonstruksi total terhadap jembatan tersebut sebagai bagian dari program peningkatan infrastruktur konektivitas antar wilayah.

Menurutnya, Rekonstruksi Jembatan Kutorejo menjadi proyek strategis di Kabupaten Nganjuk. Sebab nantinya jembatan tersebut akan menghubungkan dua kecamatan besar di Nganjuk, yakni Kecamatan Bagor dan Rejoso. 

"Saya optimis dapat memperlancar mobilitas masyarakat di Kecamatan Bagor dan Rejoso. Selain itu jembatan tersebut dapat menjadi jalur alternatif bagi masyarakat yang ingin ke Kabupaten Bojonegoro. Kami terus berkoordinasi agar jembatan tersebut rampung tepat waktu," ujarnya. 

Sejauh ini, jembatan Kutorejo sudah dilakukan pengerjaan, yakni pondasi jembatan menggunakan bore pile, dilanjutkan abutmen jembatan serta pengerjaan sheet pile (CCSP) untuk pelindung abutmen jembatan dan kemudian pemasangan jembatan rangka. 

"Pengerjaan jembatan Kutorejo dimulai 18 maret 2025 dan sampai 19 Oktober 2025, progres pekerjaan mencapai 93,74 persen. Kita targetkan selesai insyaallah 12 November 2025," ungkapnya. 

Lebih lanjut, Khofifah mengatakan setelah jembatan selesai dibangun, masih ada pekerjaan rumah untuk membuat plengsengan di sisi Utara dan Selatan. Tujuannya, melindungi tanah di sekitar jembatan dari erosi akibat arus deras saat banjir, sehingga memastikan stabilitas dan keamanan jembatan serta akses yang aman bagi masyarakat. 

"Pekerjaan rumah selanjutnya membuat plengsengan. Kita terus berikhtiar agar manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat,"  pungkasnya. 

Kepala Biro Adm. Pimpinan

Pulung Chausar

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Ajak LKS di Jatim Perkuat Gotong Royong dan Kesetiakawanan Sosial

10 May 2026 - 01:00 WIB

Gubernur Khofifah Apresiasi Peran Buruh Rokok dalam Menjaga Perekonomian Jatim melalui Program BLT DBHCHT 2026

9 May 2026 - 10:39 WIB

Gubernur Khofifah Resmikan Instalasi Karantina Terpadu di Sidoarjo untuk Pangkas Dwelling Time dan Biaya Logistik

9 May 2026 - 02:00 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis