Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Perkuat Teaching Factory dan Sertifikasi untuk Tingkatkan Daya Saing Lulusan SMK Pencegahan Kekerasan Seksual di Kampus Jadi Fokus Penguatan Pendidikan Tinggi Nasional Negara Hadir Perkuat Ekosistem Pendidikan Ramah Anak Melalui Budaya Sekolah Aman Gubernur Khofifah Dorong Hilirisasi Inovasi BRIN untuk Perkuat Ekonomi dan Layanan Publik Pemerintah Perkuat Perlindungan dan Kesejahteraan Guru Non-ASN lewat Kebijakan Baru Pendidikan Pemerintah Tegaskan Komitmen Lindungi Tanah Ulayat dari Ancaman Sengketa dan Klaim Sepihak

Ekonomi & Bisnis

Gubernur Khofifah: Pasar Murah Bantu Kendalikan Inflasi, Warga Benowo Puji Harga Terjangkau

badge-check


Gubernur Khofifah: Pasar Murah Bantu Kendalikan Inflasi, Warga Benowo Puji Harga Terjangkau Perbesar

Emak-emak alias ibu-ibu di Kecamatan Benowo, Surabaya berbondong-bondong membeli sembako di Pasar Murah yang digelar Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Pantauan detikJatim sejak pukul 10.00-11.30 WIB, ratusan emak-emak sudah memenuhi Halaman Gedung Pandan Sari, Kelurahan Kandangan, Kecamatan Benowo. Beberapa di antara mereka telah membawa kupon untuk ditukar beras medium dan hendak membeli sembako murah.

Salah satu warga Kandangan bernama Novi mengaku membeli telor 2 Kg dengan harga selisih Rp 4 Ribu dibanding di pasar-pasar. Menurutnya, pasar murah perlu digelar minimal dua bulan sekali untuk membantu masyarakat.

"Murah harganya selisih Rp 4-5 Ribu, saya beli telor bedanya (harga) segitu. Saya kira harus lebih rutin lagi digelar karena membantu masyarakat," kata Novi .

Warga Sememi bernama Fajarini berharap kuota pasar murah terus ditambah agar semakin banyak warga yang mendapat sembako murah.

"Terima kasih Bu Khofifah mau menggelar pasar murah di Benowo. Menurut saya pasar murah ini bagus, cuma saya berharap kuotanya bisa ditambah agar semakin banyak yang bisa membeli. Karena jujur saja harganya murah banget, kita masyarakat kecil ingin terus digelar (pasar murah)," bebernya.

"Alhamdulillah di sini harga murah-murah, sangat membantu emak-emak. Semoga kuotanya lebih banyak kalau digelar lagi," kata Ayuk.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menegaskan komitmen Pemprov Jatim menggelar pasar murah. Ia ingin sembako murah bisa diakses seluruh warga termasuk di wilayah perbatasan.

"Penjangkauan sembako murah penting, kita berusaha agar stabilisasi harga bisa dilakukan. Kita ingin inflasi bisa dikendalikan, maka provinsi melakukan intervensi pasar murah  ke kabupaten/kota. Apalagi Surabaya, Gresik, Sidoarjo ini wilayah besar, dan padat penduduk," jelasnya.

"Hari ini di Benowo dan Krian. Kita berusaha menjangkau agar sembako murah bisa dijangkau dan dekat dari masyarakat," tambahnya.

Khofifah menegaskan pasar murah yang digelar Pemprov Jatim bukan untuk menjadi kompetitor pasar tradisional. Pemprov hanya ingin membantu warga yang jauh dari pasar tradisional bisa mendapat sembako murah.

"Pasar murah ini bukan kompetitor pasar tradisional dan pasar murah ini harus jauh dari pasar tradisional. Setiap pasar murah menyiapkan kuota rata-rata sekitar 500-600 karena ketersediaan telor, gula, minyak goreng ini kira-kira bisa cover sampai 500-600 pembeli. Untuk beras kita siapkan 10 Ton, masing-masing bisa membeli dua pack alias 10 Kg," tandasnya.

Sementara Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyebut pasar murah yang digelar oleh Gubernur Khofifah sangat membantu, apalagi ada sektor UMKM yang dilibatkan di dalamnya.

"Alhamdulillah Bu Khofifah mengadakan pasar murah di Benowo, tadi kita memberikan beras dan UMKM diborong Bu Khofifah. Ini menggerakkan perekonomian dan membantu warga Surabaya," tandas Eri.

 

Baca Lainnya

Pemerintah Tegaskan Komitmen Lindungi Tanah Ulayat dari Ancaman Sengketa dan Klaim Sepihak

11 May 2026 - 00:31 WIB

Gubernur Khofifah Apresiasi Peran Buruh Rokok dalam Menjaga Perekonomian Jatim melalui Program BLT DBHCHT 2026

9 May 2026 - 10:39 WIB

Gubernur Khofifah Resmikan Instalasi Karantina Terpadu di Sidoarjo untuk Pangkas Dwelling Time dan Biaya Logistik

9 May 2026 - 02:00 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis