Menu

Dark Mode
Kepala Biro Adpim Jatim Dorong Sinergi Humas, Media, dan Komunitas Hadapi Tantangan Era Digital Gubernur Khofifah Luncurkan GPIPS 2026 di Sidoarjo, Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan Nasional Gubernur Khofifah Bangga Jatim Jadi Provinsi Peraih Medali Terbanyak di SIMT Puspresnas 2026 Gubernur Khofifah Paparkan Capaian Jatim, Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Pulau Jawa Panduan dan Bahan Ajar Antikorupsi Diluncurkan untuk Dukung Pendidikan Berkarakter di Indonesia Regulasi Baru Jabatan Fungsional Pranata Humas Diharapkan Tingkatkan Kinerja Komunikasi Pemerintah

Politik & Pemerintahan

Kejahatan Siber Meningkat, Kemkomdigi dan Polri Perkuat Pengawasan

badge-check


Kejahatan Siber Meningkat, Kemkomdigi dan Polri Perkuat Pengawasan Perbesar

Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) bersama Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memperkuat sinergi dalam upaya pemberantasan berbagai bentuk kejahatan digital yang semakin berkembang di ruang siber nasional.

Kolaborasi tersebut ditegaskan dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Reserse Kriminal Polri 2026 yang menjadi momentum penguatan kerja sama lintas lembaga dalam menghadapi ancaman kejahatan berbasis digital. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menghadirkan perlindungan bagi masyarakat melalui penegakan hukum yang lebih terintegrasi dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyampaikan bahwa pemerintah tidak memberikan ruang bagi berbagai tindak kejahatan digital, mulai dari judi online, penipuan daring, hingga kejahatan siber yang menyasar kelompok rentan dan anak-anak.

Sementara itu, Kapolri Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa perkembangan teknologi digital memunculkan tantangan baru yang membutuhkan peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan profesionalisme aparat penegak hukum. Polri berkomitmen memperkuat kemampuan penanganan kejahatan transnasional berbasis digital melalui kerja sama lintas sektor.

Selain memperkuat penindakan hukum, pemerintah juga mendorong peningkatan literasi digital masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai modus kejahatan siber. Edukasi publik dinilai penting untuk meminimalkan risiko penipuan digital serta penyalahgunaan data pribadi di ruang digital.

Melalui sinergi tersebut, pemerintah berharap tercipta ekosistem digital nasional yang aman, sehat, dan mampu memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Ajak LKS di Jatim Perkuat Gotong Royong dan Kesetiakawanan Sosial

10 May 2026 - 01:00 WIB

Gubernur Khofifah Apresiasi Peran Buruh Rokok dalam Menjaga Perekonomian Jatim melalui Program BLT DBHCHT 2026

9 May 2026 - 10:39 WIB

Gubernur Khofifah Resmikan Instalasi Karantina Terpadu di Sidoarjo untuk Pangkas Dwelling Time dan Biaya Logistik

9 May 2026 - 02:00 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis