Menu

Dark Mode
Ibu Yuliati Kukuhkan Kepengurusan Dekranasda Jombang Periode 2025–2030 Hari Radio Sedunia 2026, Gubernur Khofifah Soroti Peran AI dan Integritas Penyiaran Gubernur Khofifah Jajaki Kolaborasi Strategis dengan Swedia di Sektor Transportasi dan Energi BAZNAS Jombang Ikut Semarakkan Tradisi Grebek Apem Lapangan Kerja dan Keberlanjutan Jadi Fokus Ekonomi Hijau Anak di Ruang Siber Perlu Dukungan Generasi Muda

Ekonomi & Bisnis

Aplikasi AJAIB dan Advanced Digital System Trans Jatim Diakui, Gubernur Khofifah Semakin Tegaskan Lompatan Transportasi Publik Jatim

badge-check


Aplikasi AJAIB dan Advanced Digital System Trans Jatim Diakui, Gubernur Khofifah Semakin Tegaskan Lompatan Transportasi Publik Jatim Perbesar

Pemprov Jawa Timur  kembali menorehkan prestasi nasional membanggakan. Kali ini, Gubernur Khofifah meraih Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2025 Bidang Innovation Public Service dengan Subkategori Inovasi Transportasi Publik Berkelanjutan.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah kepada Gubernur Khofifah dalam ajang Inovasi Membangun Negeri 2025 TV One yang diselenggarakan di Studio TV One, Jakarta, Jumat (7/11) malam.

Gubernur Khofifah menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh TV One. Menurutnya, penghargaan ini merupakan pengakuan atas inovasi layanan transportasi publik yang dilakukan Pemprov Jawa Timur melalui Bus Trans Jatim. 

"Bus Trans Jatim telah melayani kawasan Gerbangkertosusila (GKS) dengan skema Buy The Service (BTS) sebanyak 7 koridor. Insyaallah akhir bulan ini akan kita tambah koridor 8 untuk wilayah Malang Raya," ujar Khofifah setelah menerima penghargaan. 

Menurut Gubernur Khofifah, kehadiran Trans Jatim berlandaskan prinsip _no one left behind_, yaitu memastikan seluruh masyarakat memiliki akses layanan transportasi yang adil, berkelanjutan, dan terjangkau. Hal ini juga mencakup akses mobilitas manusia, barang, dan jasa yang lebih cepat serta efisien.

"Hingga tahun 2025, layanan Bus Transjatim melayani 5,9 juta pelanggan. Menempuh rute sepanjang 370,6 km tiap harinya dengan operasional 143 unit armada bus serta melibatkan 575 kru Transjatim," ungkapnya. 

Antusiasme masyarakat pun sangat tinggi. Banyak daerah mengusulkan agar wilayahnya dapat dilewati layanan Bus Trans Jatim.

"Sangat banyak permintaan dari masing-masing daerah namun dengan tetap membangun ekosistem agar lebih terintegrasi," katanya. 

Khofifah mengungkapkan, menurut penilaian tim Kemenhub RI, Trans Jatim saat ini memiliki sistem digital transportasi paling maju (_advanced_) di Indonesia. Hal ini terlihat melalui aplikasi Transjatim-AJAIB yang menyediakan beragam fitur seperti pembelian tiket, informasi rute, pelacakan posisi bus, _Augmented Reality Bus Stop_, hingga_ Early Warning System_ dan rambu suara.

Selain itu, terdapat pengembangan LARAS (Layanan Ramah Trans Jatim) AI, yaitu sistem digital assistant berbasis kecerdasan buatan untuk membantu pengguna layanan.

Demi keamanan, Trans Jatim juga didukung *pemadam api otomatis*, teknologi _Driver Safety Monitor_, _Two Way Audio_, dan Camera AI yang terhubung langsung dengan Jatim _Transportation Control Center_ (JTCC) sehingga kondisi pengemudi bisa dipantau secara _real-time_.

"Layanan transportasi publik menjadi layanan yang strategis sebagai pendorong kegiatan dan mobilitas masyarakat perkotaan, mendukung produktivitas masyarakat serta peningkatan aksesibilitas dan daya saing Jawa Timur sebagai gerbang ekonomi nasional," jelasnya.

Menurut Khofifah, inovasi layanan transportasi publik hanya akan optimal apabila dibangun melalui kolaborasi multipihak. Karena itu, ia mengajak kepala daerah di kabupaten/kota yang wilayahnya dilintasi Trans Jatim untuk mengembangkan layanan feeder agar jaringan transportasi semakin terhubung dan inklusif.

"Kami juga mengajak kepala daerah di beberapa kabupaten yang wilayahnya dilewati bus TransJatim untuk membangun feeder sehingga masyarakat terkoneksi secara aman, nyaman dan tepat waktu," pungkasnya.

 

Baca Lainnya

Ekspor Gula Aren Pacitan Perkuat Ekonomi Desa

13 February 2026 - 03:50 WIB

Serapan Beras Naik Signifikan, Stok Nasional Semakin Aman

13 February 2026 - 03:13 WIB

ATR/BPN Perkuat Koordinasi untuk Percepat Penanganan Aduan

13 February 2026 - 02:48 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis