Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Launching Kakak Tangguh, Wujudkan Gerakan Satu Keluarga Satu Sarjana Berkualitas di Jawa Timur Raih Peringkat Pertama Nasional di Semua Kategori SCImago 2026, RSUD Dr. Soetomo Jadi Kebanggaan Jawa Timur dan Indonesia Gubernur Khofifah: Perempuan Tarekat Adalah Ujung Tombak Penguatan Spiritual, Pendidikan Karakter, dan Solusi Problematika Sosial Gubernur Khofifah Sebut Munas-Konbes NU 2026 Jadi Forum Strategis Merumuskan Solusi Keagamaan dan Kebangsaan di Tengah Tantangan Zaman Gubernur Khofifah Sebut Ziarah Bersama Kapolri Jadi Momentum Menguatkan Semangat Nasionalisme, Toleransi, dan Persaudaraan Bangsa Gubernur Khofifah: Keluarga yang Tangguh Akan Melahirkan Generasi Berkarakter dan Menjadi Penopang Peradaban Bangsa

Ekonomi & Bisnis

BPKH Jaga Keberlanjutan Dana Haji dengan Penguatan Investasi

badge-check


BPKH Jaga Keberlanjutan Dana Haji dengan Penguatan Investasi Perbesar

Jakarta, Petik — Badan Pengelola Keuangan Haji (Badan Pengelola Keuangan Haji / BPKH) mencatat total aset konsolidasi sebesar Rp238,99 triliun pada akhir 2025. Nilai tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp221,05 triliun, menunjukkan pengelolaan dana haji nasional tetap stabil dan berkelanjutan di tengah dinamika ekonomi global.

Kepala Badan Pelaksana BPKH, Fadlul Imansyah, menyampaikan bahwa pertumbuhan aset tersebut mencerminkan pengelolaan dana haji yang dilakukan secara profesional, transparan, serta mengedepankan prinsip kehati-hatian. Hal ini dilakukan untuk memastikan dana haji dapat memberikan manfaat optimal bagi para jemaah.

Peningkatan aset tersebut didukung oleh penguatan portofolio investasi dan penempatan dana jemaah pada berbagai instrumen keuangan syariah yang dinilai aman dan produktif. Hingga akhir 2025, aset investasi dan penempatan dana jemaah tercatat mencapai Rp169,31 triliun, meningkat dari Rp160,54 triliun pada 2024.

Selain itu, BPKH juga membukukan pendapatan nilai manfaat Dana Penyelenggaraan Ibadah Haji (PIH) bersih sebesar Rp11,48 triliun sepanjang 2025. Angka ini mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp11,24 triliun. Nilai manfaat tersebut menjadi komponen penting dalam mendukung keberlanjutan pembiayaan penyelenggaraan ibadah haji bagi jemaah Indonesia.

BPKH menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat strategi investasi serta tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel agar pengelolaan dana haji dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi jemaah di masa mendatang.

📌 Sumber Berita: Infopublik.id

Baca Lainnya

Jawa Timur Sumbang 51 Persen Produksi Gula Nasional, Gubernur Khofifah Pimpin Gerakan Panen dan Tanam Tebu Serentak di Tujuh Kabupaten

18 June 2026 - 08:17 WIB

Resmikan Al-Akbar FishTech, Gubernur Khofifah Ajak Masjid di Indonesia Kembangkan Ketahanan Pangan Berbasis Teknologi dan Kemakmuran Umat

18 June 2026 - 01:26 WIB

Pemerintah Nilai Program MBG Efektif Tingkatkan Perputaran Ekonomi Melalui UMKM Daerah

15 June 2026 - 05:51 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis