Menu

Dark Mode
Dari Lamongan, HIKAM Pantura Teguhkan Komitmen Alumni sebagai Penggerak Dakwah dan Agen Kemanfaatan Sosial Hangat dan Penuh Makna, Halal Bihalal IKA Unitomo Jadi Ruang Konsolidasi Alumni untuk Perkuat Jejaring dan Kolaborasi Nasional Halal Bihalal IKA Unitomo 2026 Sukses Digelar, Ratusan Alumni Bersatu Perkuat Sinergi dan Kontribusi Nyata untuk Masyarakat dan Bangsa Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-59 di 2026, Upaya Nyata Jaga Daya Beli di Tengah Gejolak Global Gubernur Khofifah Dorong Kolaborasi Pemprov dan BPN, Percepat Sertifikasi Tanah untuk Cegah Konflik Agraria Satgas PKH Perkuat Pengelolaan SDA dan Penyelamatan Aset

Ekonomi & Bisnis

BPKH Jaga Keberlanjutan Dana Haji dengan Penguatan Investasi

badge-check


BPKH Jaga Keberlanjutan Dana Haji dengan Penguatan Investasi Perbesar

Jakarta, Petik — Badan Pengelola Keuangan Haji (Badan Pengelola Keuangan Haji / BPKH) mencatat total aset konsolidasi sebesar Rp238,99 triliun pada akhir 2025. Nilai tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp221,05 triliun, menunjukkan pengelolaan dana haji nasional tetap stabil dan berkelanjutan di tengah dinamika ekonomi global.

Kepala Badan Pelaksana BPKH, Fadlul Imansyah, menyampaikan bahwa pertumbuhan aset tersebut mencerminkan pengelolaan dana haji yang dilakukan secara profesional, transparan, serta mengedepankan prinsip kehati-hatian. Hal ini dilakukan untuk memastikan dana haji dapat memberikan manfaat optimal bagi para jemaah.

Peningkatan aset tersebut didukung oleh penguatan portofolio investasi dan penempatan dana jemaah pada berbagai instrumen keuangan syariah yang dinilai aman dan produktif. Hingga akhir 2025, aset investasi dan penempatan dana jemaah tercatat mencapai Rp169,31 triliun, meningkat dari Rp160,54 triliun pada 2024.

Selain itu, BPKH juga membukukan pendapatan nilai manfaat Dana Penyelenggaraan Ibadah Haji (PIH) bersih sebesar Rp11,48 triliun sepanjang 2025. Angka ini mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp11,24 triliun. Nilai manfaat tersebut menjadi komponen penting dalam mendukung keberlanjutan pembiayaan penyelenggaraan ibadah haji bagi jemaah Indonesia.

BPKH menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat strategi investasi serta tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel agar pengelolaan dana haji dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi jemaah di masa mendatang.

📌 Sumber Berita: Infopublik.id

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-59 di 2026, Upaya Nyata Jaga Daya Beli di Tengah Gejolak Global

11 April 2026 - 07:32 WIB

Pemerintah Perkuat Regulasi dan Pengawasan SDA

11 April 2026 - 00:44 WIB

Tata Kelola Konstruksi Diperbaiki untuk Tingkatkan Kualitas Proyek

11 April 2026 - 00:40 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis