Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah: Kopi dan Kakao Jatim Siap Menjadi Komoditas Unggulan Berkelas Dunia Nobar Final Piala Dunia di Grahadi Berlangsung Meriah, Gubernur Khofifah Tekankan Nilai Sportivitas dan Solidaritas Idul Khotmi Nasional ke-234 Jadi Momentum, Gubernur Khofifah Ajak Perkuat Spiritualitas dan Persaudaraan Umat Banyuwangi Ethno Carnival 2026 Jadi Etalase Budaya Dunia, Gubernur Khofifah Tekankan Pentingnya Sinergi Pentahelix Tinjau KKMP Tukangkayu, Gubernur Khofifah Tekankan Penguatan Jaringan Bulog dan Pertamina untuk Jamin Pasokan Pendidikan Gratis Berkualitas untuk Keluarga Kurang Mampu, Gubernur Khofifah Tinjau Pembangunan SRT 1 Banyuwangi

Ekonomi & Bisnis

BPKH Jaga Keberlanjutan Dana Haji dengan Penguatan Investasi

badge-check


BPKH Jaga Keberlanjutan Dana Haji dengan Penguatan Investasi Perbesar

Jakarta, Petik — Badan Pengelola Keuangan Haji (Badan Pengelola Keuangan Haji / BPKH) mencatat total aset konsolidasi sebesar Rp238,99 triliun pada akhir 2025. Nilai tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp221,05 triliun, menunjukkan pengelolaan dana haji nasional tetap stabil dan berkelanjutan di tengah dinamika ekonomi global.

Kepala Badan Pelaksana BPKH, Fadlul Imansyah, menyampaikan bahwa pertumbuhan aset tersebut mencerminkan pengelolaan dana haji yang dilakukan secara profesional, transparan, serta mengedepankan prinsip kehati-hatian. Hal ini dilakukan untuk memastikan dana haji dapat memberikan manfaat optimal bagi para jemaah.

Peningkatan aset tersebut didukung oleh penguatan portofolio investasi dan penempatan dana jemaah pada berbagai instrumen keuangan syariah yang dinilai aman dan produktif. Hingga akhir 2025, aset investasi dan penempatan dana jemaah tercatat mencapai Rp169,31 triliun, meningkat dari Rp160,54 triliun pada 2024.

Selain itu, BPKH juga membukukan pendapatan nilai manfaat Dana Penyelenggaraan Ibadah Haji (PIH) bersih sebesar Rp11,48 triliun sepanjang 2025. Angka ini mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp11,24 triliun. Nilai manfaat tersebut menjadi komponen penting dalam mendukung keberlanjutan pembiayaan penyelenggaraan ibadah haji bagi jemaah Indonesia.

BPKH menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat strategi investasi serta tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel agar pengelolaan dana haji dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi jemaah di masa mendatang.

📌 Sumber Berita: Infopublik.id

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah: Kopi dan Kakao Jatim Siap Menjadi Komoditas Unggulan Berkelas Dunia

20 July 2026 - 09:24 WIB

Tinjau KKMP Tukangkayu, Gubernur Khofifah Tekankan Penguatan Jaringan Bulog dan Pertamina untuk Jamin Pasokan

18 July 2026 - 12:35 WIB

Presiden Prabowo Dorong Gerakan Nasional Ketahanan Pangan, Gubernur Khofifah Tegaskan Kontribusi Besar Jawa Timur

18 July 2026 - 01:24 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis