Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Apresiasi Perjalanan SBY dari Pengabdian hingga Berkarya melalui Seni Lukis untuk Indonesia Gubernur Khofifah dan Unhan RI Perkuat Kerja Sama, Sinergikan Sains, Ketahanan Pangan, dan Mitigasi Bencana Gubernur Khofifah Usulkan Penguatan Kebijakan LP2B, Pastikan Ketahanan Pangan dan Industrialisasi Berjalan Beriringan Penanganan RTLH Jadi Prioritas, Gubernur Khofifah Maksimalkan Sinergi dan Verifikasi Penerima BSPS di Jatim Gubernur Khofifah Perkuat Transformasi Kawasan Kumuh melalui Permata Jatim, Sikawanku Jadi Basis Data dan Pengambilan Kebijakan Riset Stem Cell dan Kanker Terus Berkembang, Gubernur Khofifah Dorong Jawa Timur Bangun Ekosistem Inovasi Kesehatan Terintegrasi

Ekonomi & Bisnis

BPKH Jaga Keberlanjutan Dana Haji dengan Penguatan Investasi

badge-check


BPKH Jaga Keberlanjutan Dana Haji dengan Penguatan Investasi Perbesar

Jakarta, Petik — Badan Pengelola Keuangan Haji (Badan Pengelola Keuangan Haji / BPKH) mencatat total aset konsolidasi sebesar Rp238,99 triliun pada akhir 2025. Nilai tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp221,05 triliun, menunjukkan pengelolaan dana haji nasional tetap stabil dan berkelanjutan di tengah dinamika ekonomi global.

Kepala Badan Pelaksana BPKH, Fadlul Imansyah, menyampaikan bahwa pertumbuhan aset tersebut mencerminkan pengelolaan dana haji yang dilakukan secara profesional, transparan, serta mengedepankan prinsip kehati-hatian. Hal ini dilakukan untuk memastikan dana haji dapat memberikan manfaat optimal bagi para jemaah.

Peningkatan aset tersebut didukung oleh penguatan portofolio investasi dan penempatan dana jemaah pada berbagai instrumen keuangan syariah yang dinilai aman dan produktif. Hingga akhir 2025, aset investasi dan penempatan dana jemaah tercatat mencapai Rp169,31 triliun, meningkat dari Rp160,54 triliun pada 2024.

Selain itu, BPKH juga membukukan pendapatan nilai manfaat Dana Penyelenggaraan Ibadah Haji (PIH) bersih sebesar Rp11,48 triliun sepanjang 2025. Angka ini mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp11,24 triliun. Nilai manfaat tersebut menjadi komponen penting dalam mendukung keberlanjutan pembiayaan penyelenggaraan ibadah haji bagi jemaah Indonesia.

BPKH menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat strategi investasi serta tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel agar pengelolaan dana haji dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi jemaah di masa mendatang.

📌 Sumber Berita: Infopublik.id

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Terima Investor Dubai dan Tiongkok, Bahas Percepatan Pembangunan Kawasan Industri Bangkalan

14 September 2026 - 01:42 WIB

Gubernur Khofifah Paparkan Proyeksi Pendapatan Jatim Rp26,4 Triliun, Dorong Penguatan Fiskal dan Digitalisasi Pajak

13 September 2026 - 10:00 WIB

Tujuh Kali Misi Dagang Sepanjang 2026, Gubernur Khofifah Kembali Catat Transaksi Fantastis Rp2,5 Triliun

8 September 2026 - 12:26 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis