Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Ajak Perkuat Konektivitas Jatim–Uzbekistan, Dukung Pengembangan Wisata Religi dan Ziarah HIKAM Karesidenan Kediri Konsolidasikan Peran Alumni Lewat Halal Bihalal, Teguhkan Komitmen Mengaji, Berdakwah, dan Berkhidmat untuk Umat Gubernur Khofifah Dorong Talenta Murid Jatim Tembus Dunia, Perkuat Prestasi Lewat Ajang Kompetisi 2026 HIKAM Madiun Raya Konsolidasikan Ukhuwah melalui Halal Bihalal, Perkuat Peran Keluarga dalam Mencetak Generasi “Bener” Gubernur Khofifah Imbau Kepala Daerah Tinjau Langsung Pelaksanaan MBG, Pastikan Distribusi dan Kualitas Layanan Terjaga Kemendikdasmen Optimalkan Teknologi di Sekolah 3T

Ekonomi & Bisnis

Cegah Stunting, KKP Gaungkan Konsumsi Ikan Bermutu

badge-check


Cegah Stunting, KKP Gaungkan Konsumsi Ikan Bermutu Perbesar

Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggelar kegiatan Dapur Nusantara untuk mempromosikan produk perikanan Nila Salin (Tilapia) ke tengah masyarakat.

Konsumsi ikan Tilapia bermutu diyakini akan berkontribusi membentuk generasi masa depan yang sehat, cerdas dan tidak stunting.

Kegiatan ini mengusung misi ganda: mendorong konsumsi Tilapia sebagai superfood lokal kaya protein dan Omega-3 untuk melawan stunting, serta memberdayakan perempuan sebagai motor inovasi pangan dan kesehatan keluarga.

“Gerakan makan ikan adalah gerakan cinta bangsa yang harus terus digaungkan, mulai dari dapur-dapur kecil hingga ke pasar global,” tegas Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Didit Herdiawan Ashaf pada acara itu, Rabu (14/5/2025).

Indonesia sebagai negara produsen Tilapia terbesar ketiga di dunia, namun pemanfaatan potensi ini di pasar domestik dan global masih belum optimal. Dengan terselenggaranya kegiatan Dapur Nusantara ini, diharapkan menjawab tantangan tersebut.

Acara ini menghadirkan diskusi gizi bertajuk “Tilapia Superfood: Nutrisi Lokal, Solusi Nasional, Mengatasi Stunting, Memberdayakan Perempuan Menuju Generasi Emas 2045” bersama para pakar seperti Ishartini Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Perikanan KKP, dr. Evi Verawati dan dr. Djoko Maryono dari Forikan Nasional, serta demo masak oleh Chef Yadi yang menyulap ikan Nila (Tilapia) menjadi hidangan mewah seperti grilled Tilapia saus telur asin.

Peran Perempuan

Mini talkshow yang diselenggarakan berkolaborasi dengan Regal Springs Indonesia ini turut menggarisbawahi “Perempuan sebagai Agen Perubahan dalam Pangan Lokal” dan pentingnya peran perempuan dalam mengubah pola konsumsi keluarga dan memperkuat ekonomi rumah tangga.

Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Perikanan KKP menyampaikan bahwa gerakan ini adalah langkah nyata menuju kedaulatan pangan yang inklusif dan berkelanjutan. “Di tangan perempuan-perempuan kreatif, ikan nila dapat menjadi investasi kesehatan keluarga dan potensi ekonomi masa depan bangsa. Indonesia sehat dimulai dari dapur kita,” ujarnya.

Selain edukasi, acara juga diisi dengan lomba memasak bergizi, bazar ikan segar, serta promosi fasilitasi dan layanan terbaru yang diberikan BUMN Pemerintah yakni layanan Pegadaian dengan Tabungan Emas dan Perumnas dengan program kepemilikan rumah bagi ASN bebas PPN. Dapur Nusantara bukan sekadar acara, tapi gerakan kolektif menuju Generasi Emas 2045 yang sehat, mandiri, dan bergizi.

Sementara itu, Wakil Menteri Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga – BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung gizi optimal selama 1000 Hari Pertama Kehidupan.

“Strateginya yaitu dengan menjadikan ikan bermutu sebagai garda terdepan dalam pencegahan stunting,” ujarnya.

Kegiatan mengangkat tema “Ikan Bermutu untuk Generasi Emas” itu merupakan kolaborasi inspiratif antara KKP, Sekolah Pimpinan Tinggi Indonesia (PIMTI), Dharma Wanita Persatuan KKP, dan berbagai mitra strategis untuk menggaungkan pentingnya konsumsi ikan sehat, bergizi, dan bermutu bagi masa depan bangsa.

Sebelumnya Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menetapkan ikan Nila Salin sebagai salah satu produk perikanan unggulan yang ditingkatkan produksinya. Untuk meningkatkan produksi ikan Nila nasional, KKP menelurkan program revitalisasi tambak idle di sepanjang pesisir pantura untuk kegiatan budidaya Nila Salin.

Baca Lainnya

Sertifikat Wakaf Diserahkan, Kepastian Hukum Rumah Ibadah Diperkuat

4 April 2026 - 04:09 WIB

Pembaruan Data Pertanahan Dukung Tata Ruang yang Lebih Akurat

4 April 2026 - 04:05 WIB

LPS Percepat Pembayaran Klaim Simpanan Nasabah

4 April 2026 - 00:25 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis