Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah: Ketahanan Pangan Bukan Isu Sederhana, Integrasi Matra TNI Jadi Kunci Kedaulatan Nasional Gubernur Khofifah Nilai SMKN 1 Buduran Jadi Role Model Nasional Pendidikan Vokasi Berbasis Industri KONI Pusat Nilai Lari Trail Berpotensi Berprestasi Global Layanan Peserta PBI JKN Tetap Berjalan Selama Tiga Bulan KKN Pertanahan Perkuat Kompetensi Mahasiswa di Bidang Agraria Presiden Dorong Profesionalisme TNI–Polri di Rapim 2026

Politik & Pemerintahan

Dialog Kebangsaan: Presiden dan Gerakan Nurani Bangsa Bahas Dinamika Nasional

badge-check


Dialog Kebangsaan: Presiden dan Gerakan Nurani Bangsa Bahas Dinamika Nasional Perbesar

Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menerima sejumlah tokoh Gerakan Nurani Bangsa di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (11/09/2025).

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan, dengan fokus pada pembahasan berbagai dinamika nasional.

Adapun tokoh yang hadir dalam pertemuan tersebut, antara lain:

  1. Sinta Nuriyah Wahid.
  2. Quraish Shihab.
  3. Pdt. Gomar Gultom.
  4. Romo Franz Magnis-Suseno.
  5. Omi K. Nurcholis Majid.
  6. Lukman Hakim Saifuddin.
  7. Erry Riyana Hardjapamekas.
  8. Alissa Wahid.
  9. Komaruddin Hidayat.
  10. Francisia SS Seda.
  11. Laode M. Syarif.
  12. Hong Thin.
  13. Kamaruddin Amin.
  14. Bhikku Dhanmasubho Mahathera.
  15. Pdt. RD Aloys Budi Purnomo.
  16. Uskup Antonius S. Bunjamin.

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas kepedulian para tokoh yang konsisten memberikan perhatian terhadap isu-isu kebangsaan. Pertemuan ini menjadi wadah dialog terbuka antara Presiden dan tokoh lintas agama, akademisi, serta masyarakat sipil yang aktif menyuarakan nilai moral dan pesan kebangsaan.

Dialog berlangsung dengan semangat kebersamaan untuk merawat demokrasi dan menjaga persatuan nasional. Presiden bersama para tokoh juga bertukar pandangan mengenai tantangan yang dihadapi bangsa serta harapan untuk masa depan Indonesia.

Selain menyoroti persoalan aktual, diskusi turut menekankan pentingnya membangun masa depan bangsa yang inklusif, berkeadilan sosial, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. Pertemuan di Istana Merdeka ini mencerminkan keterbukaan pemerintah dalam menjalin komunikasi dengan berbagai elemen bangsa demi mewujudkan Indonesia yang damai dan berkeadilan.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah: Ketahanan Pangan Bukan Isu Sederhana, Integrasi Matra TNI Jadi Kunci Kedaulatan Nasional

10 February 2026 - 10:41 WIB

Presiden Dorong Profesionalisme TNI–Polri di Rapim 2026

10 February 2026 - 03:26 WIB

Hakim Diminta Jaga Integritas dan Independensi

10 February 2026 - 03:17 WIB

Berita Populer di Politik & Pemerintahan