Serahkan Bantuan Keuangan Khusus Tahap II Senilai Rp10 Miliar
MAGETAN, 30 MARET 2026 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Sirkuit Suryo Magetan sekaligus membuka ajang Gubernur Cup Jawa Timur Racing Series (JRS) Kejurprov 2026 di Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Minggu (29/3), sebagai langkah strategis dalam mendorong lahirnya pembalap berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
Peresmian sirkuit ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Khofifah, dilanjutkan dengan test ride di lintasan bersama para pembalap muda Jawa Timur. Pada kesempatan tersebut, Khofifah juga secara resmi menetapkan nama lintasan balap ini sebagai Sirkuit Suryo Magetan.
"_Bismillahirrahmanirrahim_, sirkuit ini kita resmikan dengan nama Sirkuit Suryo Magetan dan sekaligus kita buka Gubernur Cup Racing Series Kejurprov Jawa Timur 2026 kita buka. Selamat bertanding, semoga sukses dan lahir pembalap nasional maupun internasional dari Jawa Timur,” ujarnya.
Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa penamaan “Suryo” diambil dari sosok Raden Mas Tumenggung Ario Suryo, Gubernur pertama Jawa Timur sekaligus Pahlawan Nasional. Penamaan ini diharapkan mampu menghadirkan nilai historis sekaligus menumbuhkan semangat kepahlawanan bagi generasi muda.
"Kita ingin sirkuit ini tidak hanya menjadi lintasan balap, tetapi juga ruang lahirnya semangat baru. Karena itu kita beri nama Sirkuit Suryo Magetan, agar semangat kepahlawanan beliau bisa menginspirasi lahirnya _rider-rider_ hebat dari Jawa Timur,” jelasnya.
Sebagai bentuk komitmen Pemprov Jawa Timur dalam pengembangan fasilitas olahraga otomotif, Khofifah juga menyerahkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) tahap kedua sebesar Rp10 miliar. Sebelumnya, pada tahun 2024 telah disalurkan bantuan tahap pertama sebesar Rp15 miliar, sehingga total dukungan pembangunan sirkuit ini mencapai Rp25 miliar.
Dengan diresmikannya Sirkuit Suryo Magetan, diharapkan fasilitas ini dapat menjadi pusat pembinaan olahraga otomotif yang representatif, sekaligus mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
Selain itu, keberadaan sirkuit ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pengembangan ekonomi daerah, khususnya melalui peningkatan kunjungan dan aktivitas masyarakat di sektor olahraga dan pariwisata.
Khofifah turut mengajak seluruh masyarakat Magetan untuk bersama-sama menjaga dan memanfaatkan fasilitas ini secara optimal.
“Sirkuit ini milik kita bersama. Tolong dirawat, dihidupkan, dan dijadikan tempat mengasah kemampuan, disiplin, dan semangat. Dari Magetan kita tunjukkan kepada Indonesia bahkan dunia bahwa kita mampu melahirkan pembalap hebat,” pungkasnya.





















