Menu

Dark Mode
Ibu Yuliati Kukuhkan Kepengurusan Dekranasda Jombang Periode 2025–2030 Hari Radio Sedunia 2026, Gubernur Khofifah Soroti Peran AI dan Integritas Penyiaran Gubernur Khofifah Jajaki Kolaborasi Strategis dengan Swedia di Sektor Transportasi dan Energi BAZNAS Jombang Ikut Semarakkan Tradisi Grebek Apem Lapangan Kerja dan Keberlanjutan Jadi Fokus Ekonomi Hijau Anak di Ruang Siber Perlu Dukungan Generasi Muda

Politik & Pemerintahan

Gubernur Khofifah Ungkap Kerja Sama ITS dan Arizona State University dalam Bidang Desain Aplikasi dan IT

badge-check


Gubernur Khofifah Ungkap Kerja Sama ITS dan Arizona State University dalam Bidang Desain Aplikasi dan IT Perbesar

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima audiensi Konsulat Jenderal (Konjen) Amerika Serikat di Surabaya, Christopher R. Green, di Gedung Negara Grahadi, Jumat (3/10). 

Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama bilateral di bidang pendidikan, kesehatan, dan investasi.

Di bidang pendidikan, Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa saat ini sudah terjalin dua nota kesepahaman (MoU). Pertama, antara Universitas Brawijaya dengan Texas International Education Consortium (TIEC). Kerja sama ini memungkinkan mahasiswa memulai studi magister (S2) di UB, lalu menyelesaikannya di universitas anggota TIEC di Amerika Serikat.

"Jadi untuk pendidikan, sudah ada 2 MoU. Pertama antara Universitas Brawijaya dengan Texas International Education Consortium atau TIEC. Ini adalah Lembaga Persatuan Perguruan Tinggi di Texas. Jadi kerja samanya adalah bagaimana agar mahasiswa bisa memulai S2 di Unibraw dan kemudian diselesaikan di Amerika," katanya.

Kedua, kerja sama antara Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dengan Arizona State University, yang akan menghadirkan guru besar dari Arizona ke ITS untuk mengajar kursus bidang desain aplikasi dan IT bagi pemuda usia 18–24 tahun. Sebaliknya, guru besar ITS juga akan dikirim ke Arizona.

Tak hanya itu, Johns Hopkins University juga menjajaki peluang kerjasama dalam pendidikan. Untuk itu, telah ada representatif instansi tersebut yang mendatangi KEK Singhasari untuk melihat riset rencana pembukaan kerjasama dengan John Hopkins University di Jawa Timur.

Gubernur Khofifah juga meminta dukungan pengiriman _native speaker_ dari Amerika untuk mengajar di sekolah matra Jawa Timur. Menurutnya, sekolah matra yang unggul dalam akademik, kedisiplinan, toleransi, dan kebangsaan perlu mendapat dukungan penuh.

"Maka dari itu, kita butuh native speaker untuk memberikan kesempatan lebih luas bagi anak-anak kita," tutur Khofifah menambahkan.

Di bidang kesehatan, akan segera diselenggarakan konferensi bersama Universitas Airlangga dan The Centers for Disease Control and Prevention (CDC) yang fokus pada penanganan penyakit menular.

Sementara di bidang investasi, Khofifah menyebut ada perusahaan asal Amerika yang berencana membangun pabrik besar di Gresik. Investasi tersebut diyakini akan membuka banyak lapangan kerja bagi masyarakat Jawa Timur.

"Saya tentu mendukung sekali semua program yang ada. Apalagi untuk pendidikan, ini sesuatu sekali, apa saja yang menjadikan Jawa Timur semakin berkemajuan. Ini bisa jadi motor meningkatkan SDM, jadi kita tidak hanya mengandalkan SDA," harap Khofifah.

Sementara itu, Konjen Christopher R. Green menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Gubernur Khofifah terhadap penguatan hubungan bilateral. Menurutnya, kemitraan ini akan memberi dampak lebih luas bagi masyarakat.

“Kalau beasiswa efeknya hanya untuk satu orang. Tetapi kemitraan seperti ini bisa bermanfaat bagi ratusan orang. Terima kasih Ibu Gubernur atas dukungan dan kerja samanya,” pungkasnya.

 

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Jajaki Kolaborasi Strategis dengan Swedia di Sektor Transportasi dan Energi

13 February 2026 - 06:13 WIB

Presiden dan Apindo Bahas Strategi Percepatan Pertumbuhan Ekonomi

11 February 2026 - 06:32 WIB

Gubernur Khofifah: Ketahanan Pangan Bukan Isu Sederhana, Integrasi Matra TNI Jadi Kunci Kedaulatan Nasional

10 February 2026 - 10:41 WIB

Berita Populer di Politik & Pemerintahan