Menu

Dark Mode
Dari Depok, Halal Bihalal HIKAM Jabodetabek–Jabar Teguhkan Istiqomah Amalan dan Ikatan Ruhani Santri dengan Pengasuh Gubernur Khofifah Dorong Seni Jadi Kekuatan Bangun Solidaritas, Kreativitas, dan Keberagaman Budaya di Jatim Gubernur Khofifah Pastikan Geopark Ijen Siap Revalidasi UNESCO, Targetkan Pertahankan Status Green Card PU Optimalkan Pengelolaan Air untuk Hadapi Musim Kering Ancaman Kekeringan Meningkat, Pemerintah Siapkan Langkah Antisipasi Ekonomi Indonesia Dinilai Stabil di Tengah Ketidakpastian Global

Sosial & Budaya

Kemendikdasmen dan Badan Gizi Nasional Perkuat Program Makan Bergizi Gratis untuk Siswa

badge-check


Kemendikdasmen dan Badan Gizi Nasional Perkuat Program Makan Bergizi Gratis untuk Siswa Perbesar

Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama Badan Gizi Nasional menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk memperkuat program pemenuhan gizi siswa di seluruh Indonesia. Kerja sama itu menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan Generasi Emas 2045 yang sehat dan berdaya saing.

Acara penandatanganan berlangsung di Gedung A Kemendikdasmen, Jumat (28/3/2025), dengan dihadiri oleh Menteri Pendidikan Abdul Mu’ti dan Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana. MoU ini mencakup implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Gerakan Sekolah Sehat (GSS), yang fokus pada peningkatan kualitas gizi, kesehatan fisik, mental, serta lingkungan sekolah.

Berdasarkan data BPS 2024, 8,53 persen anak Indonesia masih mengalami ketidakcukupan gizi. Program MBG yang diluncurkan Januari 2025 menjadi jawaban atas masalah ini dengan menyediakan makanan sehat gratis di sekolah.

“Program ini bukan sekadar memberi makan, tapi juga membangun karakter melalui kebiasaan baik seperti berdoa sebelum makan dan menjaga kebersihan,” tegas Menteri Mu’ti.

Dadan Hindayana menambahkan, MBG telah menunjukkan dampak positif dengan menjadikan kehadiran siswa meningkat hingga 99 persen hingga anak-anak lebih aktif dan bersemangat belajar. Bahkan ada kisah inspiratif dari Papua, di mana siswa yang malas sekolah kini rajin berkat MBG

Program itu melibatkan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) sebagai ujung tombak, serta dukungan dari mitra strategis seperti UNICEF dan Tanoto Foundation.

Sekjen Kemendikdasmen Suharti menjelaskan, kerja sama ini juga mencakup peningkatan kapasitas guru dan tenaga kesehatan, edukasi gizi bagi orang tua dan siswa, serta pertukaran data untuk memantau perkembangan program

“Dengan kolaborasi ini, kami yakin setiap anak Indonesia akan tumbuh dengan gizi optimal dan siap bersaing di masa depan,” pungkas Suharti.

Baca Lainnya

Dari Depok, Halal Bihalal HIKAM Jabodetabek–Jabar Teguhkan Istiqomah Amalan dan Ikatan Ruhani Santri dengan Pengasuh

15 April 2026 - 23:52 WIB

Gubernur Khofifah Dorong Seni Jadi Kekuatan Bangun Solidaritas, Kreativitas, dan Keberagaman Budaya di Jatim

15 April 2026 - 11:39 WIB

Gubernur Khofifah Pastikan Geopark Ijen Siap Revalidasi UNESCO, Targetkan Pertahankan Status Green Card

15 April 2026 - 07:30 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya