New York, Petik — Menteri Keuangan mempresentasikan kekuatan ekonomi Indonesia di hadapan investor global dalam forum internasional di New York, Amerika Serikat, sebagai langkah untuk meningkatkan kepercayaan dan menarik investasi asing.
Dalam pemaparannya, Menkeu menegaskan bahwa ekonomi Indonesia memiliki fundamental yang solid dan tetap tumbuh stabil meski di tengah ketidakpastian global. Stabilitas ini didukung oleh kebijakan fiskal yang prudent, inflasi yang terkendali, serta sistem keuangan yang kuat.
Indonesia juga dinilai memiliki prospek investasi jangka panjang yang menjanjikan, ditopang oleh besarnya pasar domestik, kekayaan sumber daya alam, serta bonus demografi yang menjadi keunggulan tersendiri. Pemerintah terus mendorong penguatan sektor strategis seperti manufaktur, energi, dan pertanian guna menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan.
Selain itu, pemerintah berkomitmen menjaga disiplin fiskal dengan mengelola utang dan defisit anggaran dalam batas aman. Hal ini menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan investor internasional.
Berbagai reformasi juga terus dilakukan untuk memperbaiki iklim investasi, termasuk penyederhanaan regulasi dan peningkatan kemudahan berusaha. Upaya ini bertujuan menciptakan lingkungan yang lebih kompetitif dan menarik bagi investor global.
Di tengah tantangan dunia, Indonesia dinilai tetap menunjukkan ketahanan ekonomi dengan pertumbuhan yang stabil dan prospek jangka panjang yang positif. Hal ini semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu negara berkembang yang potensial.
Melalui forum tersebut, pemerintah berharap dapat memperluas kerja sama ekonomi global sekaligus menarik lebih banyak investasi guna mendukung pembangunan nasional dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.



















