Menu

Dark Mode
Sambut IGIC 2026, Gubernur Khofifah Ajak Masjid Perkuat Pemberdayaan Umat, Diplomasi, dan Perdamaian Pendidikan Vokasi Jadi Kunci SDM Unggul, Gubernur Khofifah Perkuat Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Dunia Industri Gubernur Khofifah Terima Dubes Maroko di Grahadi, Buka Peluang Beasiswa hingga Investasi bagi Jawa Timur Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II, Gubernur Khofifah dan Kapolda Jatim Pastikan Evakuasi Berjalan Terpadu BI Mengajar 2026 di SMAN Taruna Nala, Khofifah dan Destry Damayanti Dorong Generasi Muda Siap Hadapi Tantangan Zaman Gubernur Khofifah Siapkan Penguatan Talenta Cyber Security, Siswa Jatim Diproyeksikan Lanjut Studi hingga Internasional

Sosial & Budaya

TKA Dirancang Humanis: Fokus pada Proses Belajar dan Karakter Siswa

badge-check


TKA Dirancang Humanis: Fokus pada Proses Belajar dan Karakter Siswa Perbesar

Depok, Petik — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menekankan pendekatan humanis dalam pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Pendekatan ini menempatkan kesiapan mental siswa sebagai prioritas utama.

Strategi tersebut menekankan pentingnya kolaborasi antara guru dan orang tua agar asesmen tidak hanya berfokus pada hasil, tetapi juga memperkuat proses belajar yang berkualitas dan bermakna.

Hal ini disampaikan dalam kegiatan sosialisasi bertema “Sekolah sebagai Ruang Aman: Strategi Mengelola Kesiapan Mental Siswa Menghadapi TKA” yang digelar Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemendikdasmen bersama Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) di Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia Kemendikdasmen, Depok, Jawa Barat, Rabu (4/3/2026).

Penasihat DWP Kemendikdasmen, Masmidah Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa TKA dirancang sebagai instrumen strategis dalam sistem asesmen nasional yang mendorong peningkatan kualitas pembelajaran.

Menurutnya, siswa perlu dipandang sebagai individu yang terus berkembang, bukan sekadar objek pengukuran. Karena itu, asesmen harus ditempatkan dalam kerangka yang humanis, sehat, serta mampu membangun karakter.

Sementara itu, Kepala BSKAP Toni Toharudin menjelaskan bahwa TKA bertujuan memotret kemampuan akademik siswa secara objektif, terutama dalam aspek literasi, numerasi, dan penalaran.

“TKA juga mendorong budaya belajar yang sehat dengan semangat TKA Jujur dan Gembira, sehingga siswa dapat mengikuti asesmen dengan percaya diri dan menjunjung nilai kejujuran,” ujarnya.

Toni menambahkan, tingkat partisipasi sekolah dalam pelaksanaan TKA untuk jenjang SD dan SMP telah mencapai sekitar 97 persen, yang menunjukkan komitmen kuat dalam membangun budaya mutu dan akuntabilitas pembelajaran.

Ketua DWP Kemendikdasmen, Marlina Hafidz Muksin, mengatakan sosialisasi ini merupakan bagian dari program kerja bidang pendidikan DWP untuk memperkuat literasi kebijakan asesmen di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Kegiatan tersebut diikuti perwakilan dari 20 sekolah di sekitar Pusat Pelatihan SDM Kemendikdasmen, termasuk kepala sekolah, guru, guru bimbingan konseling, komite sekolah, serta perwakilan dinas pendidikan. Sosialisasi ini diharapkan dapat mendorong pelaksanaan TKA yang lebih inklusif, sehat, dan berfokus pada perkembangan peserta didik secara menyeluruh.

📌 Sumber Berita : Infopublik.id

Baca Lainnya

Sambut IGIC 2026, Gubernur Khofifah Ajak Masjid Perkuat Pemberdayaan Umat, Diplomasi, dan Perdamaian

4 August 2026 - 12:20 WIB

Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II, Gubernur Khofifah dan Kapolda Jatim Pastikan Evakuasi Berjalan Terpadu

3 August 2026 - 10:10 WIB

Gubernur Khofifah Siapkan Penguatan Talenta Cyber Security, Siswa Jatim Diproyeksikan Lanjut Studi hingga Internasional

2 August 2026 - 07:42 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya