Menu

Dark Mode
Pasar Murah Hadir di Desa Kedungdung Sampang, Gubernur Khofifah Pastikan Kebutuhan Pokok Terjangkau Kekeringan Meluas di Jatim, Gubernur Khofifah Dorong Pencarian Sumber Air Permanen hingga Pembangunan Embung Gubernur Khofifah Apresiasi Mega Science Center Jatim Park, Hadirkan Ruang Belajar Interaktif Berbasis AI dan STEM Dari Takziah hingga Pendampingan Pendidikan, Gubernur Khofifah Pastikan Keluarga Korban KM Virgo Mendapat Dukungan Gubernur Khofifah: Transportasi Publik Hubungkan Masyarakat dengan Peluang, Trans Jatim Digratiskan Saat Harhubnas Gubernur Khofifah Apresiasi Perjalanan SBY dari Pengabdian hingga Berkarya melalui Seni Lukis untuk Indonesia

Sosial & Budaya

Kemkomdigi dan DEN Perkuat Perlinsos Digital demi Bantuan Sosial Lebih Efektif dan Akurat

badge-check


Kemkomdigi dan DEN Perkuat Perlinsos Digital demi Bantuan Sosial Lebih Efektif dan Akurat Perbesar

Jakarta – Pemerintah terus memperkuat transformasi digital dalam sistem perlindungan sosial melalui penerapan Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital berbasis Digital Public Infrastructure (DPI). Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) berjalan lebih tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.

Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Arief Anshori Yusuf menjelaskan bahwa digitalisasi perlindungan sosial menjadi solusi untuk meminimalkan berbagai persoalan dalam distribusi bansos, termasuk kesalahan data penerima maupun masyarakat yang seharusnya menerima bantuan tetapi belum terjangkau.

Melalui sistem berbasis DPI, data kependudukan seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), kartu keluarga, hingga data sosial ekonomi masyarakat akan terintegrasi dalam satu platform digital. Integrasi tersebut dinilai mampu mempercepat proses verifikasi dan meningkatkan akurasi penyaluran bantuan.

Pemerintah menilai selama ini masih terdapat tantangan berupa inclusion error dan exclusion error dalam distribusi bansos. Inclusion error terjadi ketika bantuan diterima pihak yang tidak berhak, sementara exclusion error terjadi ketika masyarakat yang seharusnya menerima bantuan justru tidak mendapatkannya. Kehadiran sistem digital diharapkan dapat menekan kedua persoalan tersebut.

Selain meningkatkan ketepatan sasaran, digitalisasi Perlinsos juga disebut mampu menghadirkan proses penyaluran bansos yang lebih cepat, efisien, serta mudah dipantau secara transparan oleh pemerintah maupun masyarakat. Sistem tersebut juga mendukung penguatan tata kelola data sosial nasional agar lebih terintegrasi dan mutakhir.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi digital dalam perlindungan sosial menjadi bagian dari percepatan transformasi digital nasional. Pemerintah berharap implementasi DPI dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap program bantuan sosial sekaligus memastikan bantuan benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.

Saat ini, pemerintah terus memperluas uji coba Perlinsos Digital di sejumlah daerah sebagai langkah menuju penerapan nasional secara bertahap. Program tersebut diharapkan mampu mendukung upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara lebih efektif.

Sumber : InfoPublik

Baca Lainnya

Kekeringan Meluas di Jatim, Gubernur Khofifah Dorong Pencarian Sumber Air Permanen hingga Pembangunan Embung

18 September 2026 - 01:35 WIB

Gubernur Khofifah Apresiasi Mega Science Center Jatim Park, Hadirkan Ruang Belajar Interaktif Berbasis AI dan STEM

17 September 2026 - 12:13 WIB

Dari Takziah hingga Pendampingan Pendidikan, Gubernur Khofifah Pastikan Keluarga Korban KM Virgo Mendapat Dukungan

17 September 2026 - 06:00 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya