Menu ✖

Dark Mode
Hasil Misi Dagang Makassar Rp5,693 Triliun, Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Tumbuh Bersama Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Sinergi Pemprov dan BAZNAS dalam Program Rutilahu Gubernur Khofifah Dorong Investasi Ekologis Lewat Penanaman 8.100 Mangrove Berbuah Rekor MURI Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp1 Juta per Murid dan Tanam 100 Pohon di Kota Probolinggo Gubernur Khofifah Sapa Warga Paciran Lamongan dan Serahkan Bantuan Pangan Gratis di Pasar Murah ke-220 Gubernur Khofifah Hadir Langsung di Pronojiwo Lumajang, Serahkan Santunan dan Bantuan Renovasi Rumah Terdampak Longsor

Ekonomi & Bisnis

Tata Kelola Konstruksi Diperbaiki untuk Tingkatkan Kualitas Proyek

badge-check


Tata Kelola Konstruksi Diperbaiki untuk Tingkatkan Kualitas Proyek Perbesar

Jakarta, Petik — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memperkuat tata kelola dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) di sektor jasa konstruksi untuk menghadapi tantangan pembangunan infrastruktur yang semakin kompleks.

Upaya ini dilakukan guna meningkatkan daya saing sektor konstruksi nasional yang berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Pemerintah menilai bahwa kualitas SDM dan tata kelola yang baik menjadi faktor utama keberhasilan proyek infrastruktur.

Penguatan tata kelola difokuskan pada peningkatan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi dalam pelaksanaan proyek. Selain itu, sistem pengadaan dan pengawasan terus diperbaiki agar setiap proyek berjalan sesuai standar yang ditetapkan.

Di sisi lain, pengembangan SDM menjadi prioritas melalui peningkatan kompetensi tenaga kerja konstruksi. Pelatihan, sertifikasi, dan penguatan kapasitas profesional terus didorong agar tenaga kerja Indonesia mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Kementerian PU juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pembinaan jasa konstruksi. Kolaborasi ini diperlukan agar regulasi, standar kualitas, dan implementasi di lapangan dapat berjalan selaras.

Selain itu, pemanfaatan teknologi modern turut didorong, termasuk penggunaan sistem digital dalam pelaksanaan proyek. Teknologi diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, mempercepat pembangunan, dan mengurangi risiko kesalahan.

Dengan langkah tersebut, pemerintah optimistis sektor jasa konstruksi Indonesia akan semakin kuat dan siap menghadapi tantangan pembangunan ke depan, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Baca Lainnya

Hasil Misi Dagang Makassar Rp5,693 Triliun, Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Tumbuh Bersama

5 November 2026 - 01:50 WIB

Gubernur Khofifah Sapa Warga Paciran Lamongan dan Serahkan Bantuan Pangan Gratis di Pasar Murah ke-220

3 November 2026 - 06:24 WIB

Gelar Pasar Murah ke-218 di Mojoagung, Gubernur Khofifah Ringankan Beban Pengeluaran Warga Jombang

1 November 2026 - 06:49 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis