Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Indar Parawansa Sebut Perempuan Bukan Hanya Penerima, tapi Pelaku Utama Pembangunan Khofifah Indar Parawansa Tegaskan Peran Muslimat NU dalam Membentuk Karakter Generasi Muda Gubernur Khofifah Indar Parawansa Apresiasi Peran Pengembang dalam Penyediaan Hunian Layak di Jawa Timur Produksi Beras Awal 2026 Melampaui Konsumsi, Indonesia Punya Cadangan Besar Perlindungan Risiko Migas Jadi Kunci Permintaan Produk Asuransi Energi Kemenhub: Mobil Pribadi Diprediksi Jadi Moda Utama Pemudik 2026

Ekonomi & Bisnis

Menko Pangan Dorong Stabilitas Harga lewat Penyerapan Gabah

badge-check


Menko Pangan Dorong Stabilitas Harga lewat Penyerapan Gabah Perbesar

Maros, Petik – Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) meresmikan program penyerapan gabah di Kabupaten Maros sebagai langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus menjaga stabilitas harga di tingkat petani. Program ini diharapkan mampu memberikan kepastian pasar serta meningkatkan kesejahteraan petani padi.

Menko Pangan menyampaikan bahwa penyerapan gabah merupakan instrumen penting dalam melindungi petani dari gejolak harga, khususnya saat musim panen raya. Melalui program ini, hasil panen petani dapat terserap secara maksimal sehingga risiko penurunan harga di tingkat produsen dapat diminimalkan.

Selain melindungi petani, program penyerapan gabah juga ditujukan untuk memperkuat cadangan pangan nasional. Dengan pengelolaan stok yang terencana dan terukur, pemerintah berupaya menjaga ketersediaan beras agar tetap mencukupi kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.

Menko Pangan juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan terkait dalam pelaksanaan program tersebut. Kerja sama yang solid dinilai menjadi kunci agar penyerapan gabah dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

Melalui peluncuran program penyerapan gabah di Maros, pemerintah optimistis sektor pertanian, khususnya komoditas padi, akan semakin kuat dan mampu memberikan kontribusi positif terhadap ketahanan pangan nasional serta stabilitas ekonomi daerah.

Baca Lainnya

Produksi Beras Awal 2026 Melampaui Konsumsi, Indonesia Punya Cadangan Besar

7 March 2026 - 03:41 WIB

Perlindungan Risiko Migas Jadi Kunci Permintaan Produk Asuransi Energi

7 March 2026 - 03:38 WIB

Kemenhub: Mobil Pribadi Diprediksi Jadi Moda Utama Pemudik 2026

7 March 2026 - 03:34 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis