Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Indar Parawansa Dampingi Wapres Gibran Pastikan Stabilitas Harga Bahan Pokok di Tuban TKA Dirancang Humanis: Fokus pada Proses Belajar dan Karakter Siswa Khofifah Indar Parawansa Lanjutkan Sapa Bansos Ramadan, Bantuan Rp8,35 Miliar Disalurkan di Tuban Meutya Hafid Pimpin Sidak Meta, Minta Transparansi Moderasi Konten Platform AI Agama “Aiman & Aisha” Disambut Baik, Tetap Wajib Pakai Data Akurat BPJPH Gandeng KPK Perkuat Pencegahan Korupsi dalam Layanan Sertifikasi Halal

Ekonomi & Bisnis

Pemerintah Kirim Beras Premium RI ke Tanah Suci pada Musim Haji 2026

badge-check


Pemerintah Kirim Beras Premium RI ke Tanah Suci pada Musim Haji 2026 Perbesar

Jakarta, Petik — Pemerintah Republik Indonesia melalui Perum BULOG mulai mengirimkan 2.280 ton beras premium produksi dalam negeri ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan konsumsi jamaah haji Indonesia pada musim haji 2026. Pengiriman dilakukan secara bertahap dan ditandai dengan pelepasan kontainer ekspor dari Gudang BULOG Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Langkah ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan swasembada pangan Indonesia. Tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan domestik, Indonesia kini mulai menunjukkan kemampuan mengekspor beras berkualitas tinggi ke pasar internasional.

Beras yang dikirim merupakan produk premium bermerek BeFood Nusantara, yang berasal dari gabah segar hasil serapan petani dalam negeri. Beras tersebut diproses menggunakan fasilitas Rice Milling Unit (RMU) modern yang telah memenuhi standar ekspor internasional.

Produk ini juga telah melalui pengujian laboratorium dengan standar mutu ketat, termasuk menjaga kadar air dan tingkat pecahan maksimal 5 persen, serta telah mengantongi sertifikasi halal.

Pemerintah juga mendapat dukungan dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi yang mewajibkan seluruh dapur penyedia konsumsi jamaah haji Indonesia di Mekkah dan Madinah menggunakan beras produksi nasional tersebut pada musim haji 2026.

Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan bahwa pengiriman beras ini tidak hanya sekadar aktivitas perdagangan, tetapi juga menjadi simbol kebanggaan nasional serta bukti kemandirian pangan Indonesia.

“Ekspor ini menunjukkan bahwa beras Indonesia memiliki kualitas yang mampu bersaing di pasar global,” ujarnya.

Meski dikirim ke luar negeri, pemerintah memastikan ekspor tersebut tidak akan mengganggu pasokan beras dalam negeri. Saat ini, Stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) disebut masih berada dalam kondisi aman dan terkendali.

Selain memenuhi kebutuhan konsumsi jamaah haji, pengiriman beras premium ini juga menjadi bagian dari diplomasi pangan Indonesia di tingkat internasional. Pemerintah berharap langkah awal ini dapat membuka peluang ekspor beras nasional ke pasar yang lebih luas di masa mendatang.

📌 Sumber Berita : Infopublik.id

Baca Lainnya

Khofifah Indar Parawansa Pastikan Jatim Siap Percepat Transisi Energi dan Ekonomi Hijau

6 March 2026 - 01:28 WIB

Khofifah Indar Parawansa Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok Aman Saat Pasar Murah di Tuban

5 March 2026 - 10:40 WIB

Menaker: BHR 2026 Harus Diberikan dengan Mekanisme yang Jelas dan Adil

5 March 2026 - 07:43 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis