Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Dorong Perdagangan Global, Misi Dagang Jatim-Malaysia Tembus Rp15,25 Triliun Kemenpora Cetak Penggerak Olahraga untuk Masyarakat Sehat Gubernur Khofifah Ajak Perkuat Posyandu sebagai Pilar Pembangunan Berbasis Komunitas Kebijakan Bonus Prestasi Dinilai Mampu Dongkrak Taraf Hidup Atlet Indonesia Generasi Muda Harus Siap Kuasai Kebijakan Publik di Tengah Pesatnya Perkembangan Teknologi AI Bea Masuk LPG dan Bahan Baku Plastik Dihapus, Pemerintah Perkuat Ketahanan Industri Nasional

Berita

Dampak Ekonomi-Sosial Diprioritaskan, Gubernur Khofifah Janji Dua Jembatan Lumajang Tuntas Tepat Waktu

badge-check


Dampak Ekonomi-Sosial Diprioritaskan, Gubernur Khofifah Janji Dua Jembatan Lumajang Tuntas Tepat Waktu Perbesar

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pembangunan jembatan Curah Maling dan Jembatan Curah Kebo di Desa Kandangan, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jumat (12/12). 

Gubernur Khofifah memastikan pembangunan jembatan yang berdampak pada mobilitas masyarakat ini akan rampung seluruhnya sebelum 31 Desember 2025. Untuk itu ia meminta seluruh pihak terkait menyegerakan penyelesaian agar proses rekonstruksi jembatan yang putus akibat terjangan banjir dan longsor ini segera rampung.

"Kita sudah melihat  pembangunan jembatan bailey yang kita pesan sudah jadi. Kemudian juga dilakukan pemasangan pondasi serta bronjongnya," kata Khofifah. 

Lebih lanjut, beberapa teknik perbaikan pada dua jembatan yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga salah satunya penambahan lebar  jembatan yang sebelumnya 3,5 meter menjadi 4,2 meter di Kecamatan Senduro. 

“Estimasi pembangunan selesai tanggal 31 Desember 2025 sehingga mobilitas warga kembali normal," tuturnya. 

Gubernur Khofifah berharap dua jembatan selesai tepat waktu untuk membangun kembali konektivitas satu komunitas dengan yang lain, karena diperuntukkan bagi dua kecamatan. 

“Mudah-mudahan pulihnya jembatan ini bisa kembali membangun konektivitas masyarakat di sektor ekonomi, jasa, barang dan pendidikan semakin lancar," tuturnya. 

Sementara itu, Kepala Desa Kandangan Jumanang mengucapkan terima kasih kepada gubernur khofifah dan Bupati Lumajang karena pembangunan jembatan bailey lebih cepat sehingga mobilitas masyarakat segera terpenuhi dengan lancar. 

"Saya menilai pembangunan jembatan ini  dilaksanakan sangat  cepat karena memang menjadi kebutuhan bagi aktivitas masyarakat di dua desa," pungkasnya. 

Sebagai informasi, jembatan yang menjadi penghubung dua kecamatan putus pada Jumat (19/9/2025) akibat hujan lebat dan terjangan banjir serta longsor. 

Kemudian pada Rabu (5/11), dilakukan perbaikan dengan model jembatan bailey berbahan baja pra-fabrikasi bersifat portabel dan bisa dibongkar pasang. 

Baca Lainnya

Jombang Siapkan 15 Masjid Ramah Pemudik untuk Arus Mudik 2026

18 March 2026 - 11:44 WIB

Sambut Lebaran, PW DMI Jatim Resmikan Program Masjid Ramah Pemudik di Jombang

18 March 2026 - 10:38 WIB

PD DMI Jombang Teguhkan Sanad Keilmuan Lewat Pelatihan Sholat di Diwek

27 February 2026 - 00:41 WIB

Berita Populer di Berita